Panjatkan Doa Perlindungan untuk Anak-Anak, Begini Caranya

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 330 2334992 panjatkan-doa-perlindungan-untuk-anak-anak-begini-caranya-23MgC8qjej.jpg Mendoakan anak bagi orangtua adalah suatu keharusan. (Foto:Freepix)

JAKARTA - Penting bagi orangtua untuk selalu mendoakan anak-anaknya agar dilindungi Allah Subhana Wata'ala (SWT). Mendoakanya bisa di saat pagi atau sore hari atau di waktu kapan pun.

Mendoakannya pun tidak terlalu sulit cukup membacakan tiga surat yakni Al-Falaq, An-Naas, dan Al-Ikhlas atau bisa disebut juga ketiga surat itu dengan nama al-mu’awwidzaat.

Cara setelahnya membaca ketiga surat itu lalu meludah tipis di kedua belah tangan kemudian diusapkan kepada sang anak, hal ini dilakukan sebanyak tiga kali.

Baca Juga: Manusia Ini Diikuti Malaikat dari Belakang, Begini Kisahnya

Dinukil dari kitab 'Fiqh Tarbiyatil Abnaa’ Wa Thaa-ifatun min Nashaa-ihil Athibbaa’ Mushtofa Al-‘Adawi pada Senin (28/12/2020) menyebutkan disunnahkan bagi orang tua memperbanyak perlindungan kepada Allah untuk anak pada pagi dan sore hari semampunya atau dari waktu ke waktu. Di antaranya dengan cara meniup (meludah tipis) di tangan dan membacakan al Mu’awwidzaat (surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas), setelah itu mengusapkannya ke anak sebanyak tiga kali.

Inilah yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika Beliaumengeluh karena merasakan sesuatu , maka beliau melakukannya dan mengusapkannya ke kepala dan seluruh badan. Dan Nabi SAW melakukan juga hal itu menjelang tidur.

Baca Juga: Penting Mahar Diberikan Sekalipun Berupa Cincin dari Besi

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika beliau sakit, beliau meludah sedikit untuk dirinya sendiri dengan membaca tiga surat al-mu’awwidzaat (Al-Falaq, An-Naas, dan Al-Ikhlas), beliau usapkan untuk seluruh badannya dengan tangannya.” (HR. Bukhari no. 4439 dan Muslim no. 2192)

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pun mengajarkan doa tersebut agar anak-anaknya senantiasa mendapat perlindungan Allah Ta'ala dari setiap keburukan dan kejahatan makhluk lainnya. Doa ini pun sering dipanjatkan Rasulullah SAW ketika mendoakan dua cucunya yakni Hasan dan Husain.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika beliau mengambil posisi di tempat tidur, beliau tiup di kedua tangannya, kemudian beliau membaca al-mu’wwidzaat kemudian beliau usap seluruh badannya dengan kedua tangannya.” (HR. Bukhari)

Demikian juga ada doa perlindungan yang lain yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam gunakan untuk mendoakan kedua cucunya, yaitu Hasan dan Husain. Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan doa perlindungan kepada Hasan dan Husain. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Sesungguhnya bapak kalian berdua (yaitu Nabi Ibrahim) biasa memberikan doa perlindungan kepada nakanya, Ismail dan Ishaq dengan berdoa, ‘Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua gangguan setan, binatang yang mengganggu, dan pandangan mata yang jahat.’” (HR. Bukhari)

Lebih baik kita ajarkan doa-doa seperti ini kepada anak-anak kita ketika mereka sudah mampu, sehingga mereka bisa berdoa untuk diri mereka sendiri.

Selain doa-doa di atas, hendaknya kita juga mengamalkan hadis ini agar anak-anak kita terhindar dari gangguan setan. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika awal malam telah tiba (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kecil kalian (di dalam rumah), karena ketika itu setan sedang berkeliaran. Jika telah berlalu sesaat di waktu malam (misalnya setelah isya’), lepaskanlah mereka (jika mereka mau bermain di luar rumah, maka dipersilakan, pen.) (Di awal malam), tutuplah pintu-pintu rumah sambil menyebut nama Allah Ta’ala, karena setan tidak dapat membuka pintu yang digembok (dengan membaca bismillah); tutuplah tandon-tandor (ember) air kalian dan sebutlah nama Allah Ta’ala (ketika menutupnya); tutuplah wadah-wadah kalian (piring atau gelas) dan sebutlah nama Allah Ta’ala (ketika menutupnya), meskipun kalian tutup dengan tutup seadanya (yang tidak bisa menutup dengan sempurna, semacam lidi, sedotan, atau yang lainnya); dan matikanlah lampu-lampu kalian (yang memiliki potensi berbahaya kebakaran jika ditinggal tidur semacam lilin, obor, atau sejenisnya).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wallahu A'lam (Widianingsih)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran


1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini