Dari Perkampungan Muslim Tepi Pantai Ini Banyak Lahir Tokoh Nasional

Yaomi Suhayatmi, Jurnalis · Jum'at 01 Januari 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 614 2336925 dari-perkampungan-muslim-tepi-pantai-ini-banyak-lahir-tokoh-nasional-wjUfgAqLHE.jpg Kampung Lamakera, Flores, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Yaoumi Suhayatmi)

LAMAKERA- Sebagai perkampungan muslim, Lamakera di Flores, Nusa Tenggara Timur memiliki lembaga pendidikan formal berbasis Islam.

Dimuali dari TK Almuhajir, TK. M. Hasan Kader Songge, SD Negeri Madrasah Ibtidaiyah Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN). Sejarah awalnya MTSN adalah Sekolah Menengah Islam (SMI) dan kemudian berubah menjadi Pendidikan Guru Agama (PGA) Pertama yang didirikan oleh Abd Syukur Ibrahim pada 1953.

Baca Juga:  Dahsyatnya Kata 'Insya Allah', Jangan Disepelekan

Pada 2011 atas inisiatif Dr. Ali Taher, putra Lamakera, Anggota DPR RI dirintislah berdirinya MA Plus Tarbiyah Lamakera yang saat ini sudah berstatus sebagai sekolah negeri. MAN Lamakera dilengkapi dengan fasilitas lab bahasa, lab IT, perpustakaan dan Program Tahfidz Al Quran.

Baca Juga: Ini Keutamaan Surat Al-Quraisy walau Hanya 4 Ayat

Selain di Lamakera, ada juga Pondok Pesantren Madinatunnajah Keshultanan Menanga. Ponpes Madinatunnajah ini didirikan pada 2011 lebih awal beberapa saat dari MAN Lamakera. Pembangunan prasarana pondok seiring dengan waktu terus mengalami perkembangan baik kualitas maupun prasarana pendidikannya. Di pesantren ini terdapat 100 orang lebih di bawah asuhan para ustad lulusan pondok pesantren dan sarjana dari berbagai perguruan tinggi dari Yogyakarta, Jakarta, Makasar, Malang, dan Kupang.

Pondok pesantren yang mendapat dukungan dari Pemda Flores Timur dan merupakan prakarsa Ahmad Yohan anggota DPR RI selaku putra daerah Lamakera ini juga pernah dikunjungi Mantan Ketua MPR RI Dr. Amin Rais, Mantan Wakil Ketua MPR RI, Hajriyanto Y. Thohari dan para tokoh nasional lainnya.

Pendidikan memang memiliki makna penting bagi penduduk Lamakera yang telah melahirkan para sarjana dan professional di berbagai bidang. Para orang tua di kampung ini rela berjauhan dengan anak-anak mereka yang disekolah di berbagai perguruan tinggi di Pulau Jawa, Sulawesi dan daerah-daerah lainnya demi mengejar cita-cita terbaik.

Keterbatasan ekonomi di Lamaera justru menjadi titik balik, motivasi yang membentuk etos belajar bagi putra-putri Lamakera. Sadar akan pentingnya pendidikan Ibu-ibu menjadi papalele atau penjual ikan, menjual jagung di pasar tradisional. Jika tidak, para bapak atau abang rela merantau ke Batam, atau ke negeri jiran Malaysia menjadi kuli agar anak anak Lamakera bisa meraih gelar S1 bahkan S2.

Lamakera memang pantas berbangga, dari perkampungan nelayan yang terpencil di Indonesia Timur ini telah lahir para sarjana dan profesional di berbagai bidang.

Putra-putri Lamakera banyak yang telah meraih gelar sarjana di bidang kelauatan, perawat dan kesehatan lingkungan, sarjana pemerintahan, sarjana hukum, sarjana bahasa, sarjana IT, komunikasi, sarjana ekonomi Syariah, sarjana pendidikan, sarjana agama, sarjana kedokteran, sarjana pertanian, sarjana filsafat dan teologi, dan lainnya.

Bahkan tidak sedikit diantaranya yang sudah meraih perdikat S2 diantaranya Dr. HM Ali Taher HTN di UNPAD, Dr. M. Taher Maloko Pendidikan Islam UIN Alauddin Makasar, Dr. Umar Sulaiman yg mengambil specialisasi Pemikiran Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain itu masih ada beberapa lagi kandidat S2 dan S3 yang sedang merampungkan tesis dan desertasi di berbagai universitas terkemuka di tanah air.

Sejarah juga mencatat, Lamakera telah menyumbangkan putra-putri terbaiknya menduduki jabatan elite partai Politik di tingkat nasional. HM Syarifin Maloko salah satu ketua DPP Partai Bulan Bintang, HM Ali Taher Parasong, Ahmad Yohan, keduanya merupakan Anggota DPRRI dari Fraksi PAN, tokoh intelektual Dra, Nur Anisa Ridwan MA dosen sastra Arab di Universitas Negeri Malang, Drs. Abdul Malik Usman MA, Dosen Agama Islam Universitas Gajah Mada Yogyakarta, MHR Shikka Songge, aktivis NGO, Peneliti politik Sosial dan Keagamaan CIDES Jakarta, serta masih banyak deretan nama lain yang bertebaran di berbagai universitas ternama.

Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini