Kampung Lamakera Gerbang Penyebaran Islam di NTT

Yaomi Suhayatmi, Jurnalis · Jum'at 01 Januari 2021 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 614 2336932 kampung-lamakera-gerbang-penyebaran-islam-di-ntt-mvRwUeKQYB.jpg Madrasah yang berada di Lamakera, Flores, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Yaomi Suhayatmi)

LAMAKERA- Penyebaran Islam di Nusa Tenggara Timur ttidak bisa lepas dari keberadaan Kampung Lamakera.

Intelekualitas dan keislaman memang tidak lepas dari masyarakat Lamakera sejak dulu hingga kini. Mengenang ke masa silam, Lamakera merupakan salah satu kerajaan Islam di gugusan kerajaan Solor Watan Lema yang wilayahnya meliputi Lamakera Lohayong di Pulau Solor, Terong dan Lamahala di Pulau Adonara dan terakhir Labala di Pulau Lembata.

Baca Juga: Malam Tahun Baru 2020-2021, Dengarkan Murottal Al Kahfi di Okezone Yuk!

Namun, jangan dibayangkan bahwa kerajaan ini seperti layaknya di Pulau Jawa atau wilayah lainnnya di Indonesia, Kerajaan Islam Lamakera hanya ditandai dengan bangunan masjid sebagai tempat beribadah dan syiar Islam.

Baca Juga: Kini Zamannya Santri Berwirausaha Lewat Pesantrenpreneur

Siti Sanawati HR (kanan) salah satu anak mantu (menantu) mendiang Raja Islam Lamakera Ibrahim Tuan Dasy dengan latar belakang foto sang raja

Dalam sejarahnya, lima kerajaan Islam tersebut bahu membahu bekerja sama melawan imperialisme. Sengaji Dasy merupakan Raja Lamakera pertama yang hidup sekitar tahun 1500 M. Ia dikenal sebagai raja yang menonjol peranya dalam bidang politik, pendidikan dan da'wah. 

Ia memiliki cucu Ibrahim Tuan Dasy Sejak thn 1932 dinobatkan menjadi Raja Lamakera, ia merintis berdirinya pendidikan Islam, membangun rumah ibadah, menyiapkan rumah ngaji dengan para Jou jou atau guru sekaligus guru agama. Ia membangun rumah ngaji, karena sekolah ditutup ole kolonial Belanda.

Akibat pengaruh dari prinsip keteguhan dan integritasnya sebagai pemimpin Muslim dalam mengawal Wilayah Kerajaan Lamakera itulah yang dikemudian hari menjadikan Lamakera dan setengah Pulau Solor hampir semua beragama Islam.

Pada 1941 terjadi regenerasi penyempurnaan dan kelanjutan perjuangan politik, pendidikan dakwah Islam. Bidang Pemerintah dan Politik Kerajaan Lamakera diserahkan pada putra pertamanya, Muhammad Shaleh Ibrahim Dasy, sekaligus sebagai raja Lamakera terakhir dan seiring dengan kemerdekaan Indonesia, berakhirlah kerajaan Lamakera.

Sedangkan untuk aspek Pendidikan dan dakwah diserahkan pada putra keduanya yaitu Abd. Syukur Ibrahim Dasy. Abd Syukur lah yang diberikan mandat untuk mendirikan Kantor Departemen Agama (sekarang Kementrian Agama) di Lamakera thn 1953, sebelum pindah ke Ende lalu Ke Kupang. Proses regenerasi terjadi setelah kedua putra terbaik Lamakera ini menyelesaikan pendidikan selama 4 tahun di kota Kupang.

Jejak sejarah Raja-raja Lamakera bisa kita jumpai di Kawuta, desa yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Lamakera. Di sini kita bisa singgah di Rumah Kawuta yang merupakan salah satu tempat peristirahatan Raja Lamakera dalam menjalani khidmatnya kepada rakyat. 

Di sini pula, kita bisa bertemu Siti Sanawati HR, anak mantu (mantu) Siti Sanawati HR salah satu anak mantu (menantu) mendiang Raja Islam Lamakera Ibrahim Tuan Dasy untuk mendengarkan kisah-kisah heroik tentang bagaimana sang raja melakukan syiar Islam, melawan animisme, mendatangkan guru-guru agama dan ustadz dari Pulau Jawa demi meletakkan tonggak keislaman hingga jauh ke belakang tentang memimpin pergerakan mengusir penjajah dari bumi NTT.

Dengan mendatangi Lamakera dan menelusuri sejarahnya membuat kita mengerti tentang kedudukannya yang begitu istimewa sebagai gerbang berkembangnya muslim di Bumi NTT. Dari Lamakera lah Islam menyebar ke Kupang, Alor, Lembata, Bejawa, Ende, Maumere, dan wilayah lainnya. Di Lamakera pula merupakan tempat pertama berdirinya Sekolah Madrasah Islam (SMI) di Provinsi NTT. Jadi, tidak heran jika hari ini nuansa keislaman begitu terasa ketika kita menginjakkan kaki di Lamakera, pesona keilmuan dan keislamannya selalu memikat hati meski era terus berganti.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini