Pengertian Rabiul Akhir, di Mana Saatnya Musim Semi, Pepohonan Tumbuh Subur dan Panen Buah

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Sabtu 09 Januari 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 330 2341553 pengertian-rabiul-akhir-di-mana-saatnya-musim-semi-pepohonan-tumbuh-subur-dan-panen-buah-V3awPcsciY.jpg Rabiul Akhir salah satu nama bulan penanggalan Hijriah. (Foto:Freepix)

JAKARTA - Dalam penanggalan hijriah ada nama bulan Rabiul Akhir Rabi‘uts Tsani. Lalu apa pengertian Bulan Rabiul Akhir?

Rabiul Akhir merupakan bulan ke-4 dalam kalender Hijriah. Sebelum atau penanggalan berbasis bulan (lunar calendar), tepatnya setelah Rabiul Awwal dan sebelum Jumadal Ula.

Yang pertama memberi nama bulan Rabiul Akhir menurut satu pendapat adalah buyut kelima Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yakni Kilab bin Murrah.

Baca Juga: Sertifikat Halal MUI soal Vaksin Sinovac, Ustaz dr Rehanul Bahraen Ajak Tak Mem-Bully

Penamaan itu tidak terlepas dari peristiwa alam musim rabi‘ atau musim semi yang terjadi di Jazirah Arab. Pada musim itu rerumputan menghijau, tanaman tumbuh subur, dan pepohonan banyak yang berbuah.

Umumnya musim itu terjadi selama dua bulan. Sehingga nama ini pun disematkan kepada dua bulan terjadinya musim tersebut, yang sekarang dikenal dengan Rabiul Awwal dan Rabiul Akhir.

Baca Juga: Masjid Istiqlal Usai Direnovasi, Jokowi: Fasad hingga Ruang Wudhu Telah Berubah

Dikutip dari NU Online pada Sabtu (9/1/2021) selain menjadi nama bulan, kata rabi‘ juga menjadi nama musim di antara enam musim yang ada, yaitu ar-rabi al-awwal (musim semi pertama), shaif (musim panas), qaizh (puncak musim panas), al-rabi‘ al-tsani (musim semi kedua), kharif (musim gugur), dan syitha (musim dingin). Demikian yang dikemukakan oleh Abu al-Ghauts. (Lihat: Lisanul ‘Arab, jilid 8, hal. 103).

Masyarakat Arab sendiri selalu menagawali penyebutan nama ini dengan kata syahr yang berarti ‘bulan’. Sementara pengucapannya bisa dua versi, yaitu syahru rabi‘in al-akhir, bisa juga syahru rabi‘il akhir, dengan idhafat. (Lihat: Ahmad ibn Muhammad, al-Mishbahul-Munir [Beirut: al-Maktabah al-‘Ilmiyyah), jilid 1, hal. 216). 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran
Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini