Eksklusif dari Tanah Suci: Kawasan Pertokoan di Madinah bak Kota Mati

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 614 2356510 eksklusif-dari-tanah-suci-kawasan-pertokoan-di-madinah-bak-kota-mati-BJ6fkX5v3v.jpg Kawasan pusat perniagaan di Kota Madinah tutup dan sepi setelah lockdown diberlakukan oleh otoritas Arab Saudi akibat pandemi Covid-19. (Foto:Abu Sahma Pane)

MADINAH - Kawasan pertokoan di Madinah, Arab Saudi, seperti kota mati saat ini di saat pandemi Covid-19. Kawasan bisnis tersebut tutup karena lockdown pada Februari 2020 guna mencegah penularan virus.

Demikian disampaikan Pendamping Umrah Pipi Pahlevi kepada MNC Portal di Madinah beberapa waktu lalu.

Menurutnya kawasan perbelanjaan sekitar Madinah merupakan tempat pavorit jamaah umrah dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia.

Baca Juga: Eksklusif dari Tanah Suci: Madinah Kota Teraman di Dunia, Kuncinya Tanpa Kekerasan dan Alkohol

Maka tidak heran sebelum Covid-19 melanda, pasar di sekitar Masjid Madinah selalu ramai, apalagi ditunjang harga barang yang terjangkau serta toko-tokonya buka 24 jam.

Lalu bagaimana kondisi terkini? Sejak lockdown dibuka dan izin umrah bagi Indonesia dan negara lain keluar pada November 2020 hingga Januari 2021, ekonomi mulai menggeliat di sana.

Baca Juga:  Ada 8 Pintu Rezeki Umat Muslim, Nomor 4 Tak Disangka-sangka

Pada Kamis (4/2/2020) terlihat dari ratusan toko di kawasan hunian jamaah atau sekitar Masjid Nabawi, belasan di antaranya sudah buka.

"Sejak umrah dibuka (bagi Indonesia) pada usia 18-60 tahun ini, sudah banyak toko-toko yang buka kembali," tuturnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara seorang pedagang tasbih dan oleh-oleh di kios depan gerbang Masjid Nabawi, Saddam mengatakan dia sangat bersyukur tokonya bisa buka kembali. "Alhamdulillah sudah buka, setiap hari buka," ucapnya.

Sementara jamaah umrah asal Bekasi, Suparmi bersama suaminya, Ngadiyo, mengatakan sudah membeli oleh-oleh berupa kurma nabi dan cokelat.

"Harganya sekitar 20-30 riyal per Kg (Rp74 ribuan-120 ribua per Kg)" ucap Suparmi.

Sedangkan sajadah di pasar dekat Masjid Nabawi yaitu sekira 10-70 riyal atau Rp38 ribu-260 ribuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini