3 Ibadah dalam Menikah, Nomor 3 yang Paling Dibanggakan Nabi Muhammad SAW

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 330 2358397 3-ibadah-dalam-menikah-nomor-3-yang-paling-dibanggakan-nabi-muhammad-saw-8etJYH79mf.jpg Menikah dan membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. (Foto:Foto:Freepik)

JAKARTA- Menikah adalah amalan sunnah. Di dalamnya keutamaannya begitu mulia. Bahkan Rasulullah SAW menyebutkan: "Maka menikahlah kalian, karena aku bangga dengan banyaknya umatku."

Kepada para pemuda dan pemudi kaum Muslimin serta orang-orang yang masih sendirian, hendaknya segeralah menikah. Karena ia adalah sunnah Nabi kalian. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Menikah adalah sunnahku, barangsiapa yang tidak mengamalkan sunnahku, bukan bagian dariku. Maka menikahlah kalian, karena aku bangga dengan banyaknya umatku (di hari kiamat) (HR. Ibnu Majah no. 1846, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 2383).

Baca Juga: Ada Banyak Jenis Utang, Tapi yang Satu Ini Takkan Terbayarkan

Ustaz Yulian Purnama dalam pesannya dikutip pada Senin (8/2/2021) menyebutkan, dengan menikah, akan meraih berbagai keutamaan yang luar biasa, di antaranya:

Pertama, menikah itu ibadah dengan sendirinya karena diperintahkan Allah dan Rasul-Nya

Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk menikah dalam firnan-Nya:

Baca Juga: Apa yang Terjadi di Alam Raya Sudah Dijelaskan di Dalam Al-Qur'an

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS. An Nur: 32).

Dalam ayat di atas menggunakan kata وَأَنْكِحُوا (nikahkanlah) yang merupakan fi’il amr (kata perintah).

Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam juga memerintahkan kita untuk menikah, beliau bersabda:

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang sudah sanggup menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu obat pengekang nafsunya” (HR. Bukhari no. 5056, Muslim no. 1400).

Dalam hadis di atas juga digunakanfi’il amr فَلْيَتَزَوَّجْ (menikahlah).

Kedua, dalam menikah juga terdapat banyak ibadah-ibadah dan keutamaan-keutamaan lain yang hanya bisa terjadi jika seseorang sudah menikah.

Di antaranya:

1. Bersama istri itu berpahala

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Main-main (yang bermanfaat) itu ada tiga: engkau menjinakkan kudamu, engkau menembak panahmu, engkau bermain-main dengan istrimu (HR. Ishaq bin Ibrahim Al Qurrab dalam Fadhail Ar Ramyi no.13 dari sahabat Abud Darda, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami 5498 )

2. Nafkah suami kepada istrinya bernilai sedekah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seorang Muslim memberi nafkah kepada keluarganya, dan ia berharap pahala dari itu, maka nafkah tersebut bernilai sedekah” (HR. Bukhari no. 5351)

3. Mencetak anak-anak yang jadi generasi penerus yang akan menguatkan Islam.

Oleh karena itu Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk memilih calon istri yang subur

anyak lagi keutamaan menikah. Jadi yang belum menikah, segeralah menikah! 

“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur! Karena aku berbangga dengan banyaknya ummatku” (HR. An Nasa’I, Abu Dawud. Dihasankan oleh Al Albani dalam Misykatul Mashabih).

4. Bermesraan dan berhubungan badan dengan istri itu berpahala dan bernilai sedekah

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Hubungan intim antara kalian adalah sedekah”. Para sahabat lantas ada yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu malah mendapatkan pahala?’ Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian bersetubuh pada wanita yang haram, kalian mendapatkan dosa? Maka demikian pula jika kalian bersetubuh dengan wanita yang halal, kalian akan mendapatkan pahala” (HR. Muslim no. 1006).

5. Istri adalah pendukung suami untuk menjadi tambah shalih dan bersama-sama mencari surga.

Karena jika Anda ingin menjadi orang yang shalih, maka anda butuh teman yang bisa menguatkan. Sulit jika hanya bersendirian.

Oleh karena itu Allah Ta’ala berfirman:

“Maka tetap istikamah-lah sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) diperintahkan kepada orang yang bertaubat bersamamu ” (QS. Hud: 112)

Maka carilah istri yang shalihah supaya bisa menguatkan kita untuk istiqamah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Keadaan agama seseorang dilihat dari keadaan agama teman dekatnya. Maka hendaklah kalian lihat siapa teman dekatnya” (HR. Tirmidzi, ia berkata: ‘hasan gharib’).

Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barangsiapa menikah, ia telah menyempurnakan setengah agamanya. maka hendaknya ia bertaqwa kepada Allah untuk setengah sisanya” (HR. Ath Thabrani dalam Mu’jam Al Ausath [1/1/162], dihasankan Al Albani dalam Silsilah Ahadits Ash-Shahihah [199-202]).

Dan masih b

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini