Masjid Niujie Bukti Kehadiran Islam di China

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Jum'at 12 Februari 2021 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 614 2360897 masjid-niujie-bukti-kehadiran-islam-di-china-lztl0TW2G8.jpg Masjid Niujie di Beijing, China. (Foto: Beijing3dkezhan)

BEIJING - Masjid-masjid di China banyak ditemukan ini mengingat di negeri tirai bambu itu sekitar 23 juta warganya berkeyakinan memeluk agama Islam.

Salah satu yang terindah adalah masjid Niujie yang merupakan masjid tertua dan terbesar di Beijing. Keindahan Masjid Niujie membuatnya banyak dikunjungi turis dan tamu negara dari negara muslim. Dari luar Masjid Niujie terlihat seperti klenteng karena bangunannya kental dengan nuansa Tionghoa. Pintu dan dindingnya berwarna merah sementara atap masjid yang berwarna hijau bergaya arsitektur khas Tionghoa.

Tak seperti bangunan masjid lainnya, Masjid Niujie terdiri dari beberapa bangunan terpisah seperti minaret, tablet pavilion, bath room, moon house, dan tentunya ruang ibadah. Minaretnya pun unik kerena berbentuk seperti pagoda 2 lantai. Di minaret inilah muadzin mengumandangkan adzan tanpa bantuan mikropon.

Baca Juga: Masjid Muhammad Cheng Ho Desain Unik Bergaya China dan Indonesia

Tapi begitu masuk ke bagian dalam masjid, kesan yang timbul langsung berubah karena bagian dalam masjid didesain dengan interior khas timur tengah seperti masjid pada umumnya.

Bagian dalam masjid dihiasi dengan tulisan Arab di dinding. Ada pula gerbang melengkung yang khas ditemukan pada masjid. Sama dengan bagian luar yang didominasi warna merah, bagian dalam masjid Niujie juga didominasi warna merah dan biru.

Masjid Niujie didirikan pertama kali pada 996 M semasa pemerintahan Dinasti Liao. Sayangnya pasukan Mongol meratakan masjid saat pecah perang antara Mongolia dengan China. Saat era Dinasti Ming, Masjid Niujie dibangun kembali dan diperbesar di era Dinasti Qing. Pada abad ke-20 Masjid Niujie telah direnovasi sebanyak 3 kali.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Terletak di distrik Xuanwu atau kawasan muslim Beijing, di sekitar masjid bisa ditemukan supermarket halal serta deretan restoran halal. Para turis yang ingin mengunjungi Masjid Niujie mesti membayar tiket masuk sebesar 10 Yuan atau Rp21.700,00. Bagian dalam atau tempat ibadah hanya boleh dimasuki umat Muslim. 

Umat muslim merupakan minoritas di negeri tirai bambu dengan jumlah 23 juta orang atau 1,7% dari total penduduk China. Islam sendiri telah hadir di Tiongkok selama lebih dari 1.400 tahun sejak diperkenalkan pada awal abad ke-7 M.

Beberapa suku minoritas China merupakan pemeluk Islam seperti suku Hui dan Uyghur, Kazakh, Tajik, Donxiang, Uzbeks, Tatar dan Bonan.

Sebagian dari mereka merupakan keturunan dari warga Arab, Persia dan Asia Tengah yang telah menikah dengan warga China. Namun banyak pula warga asli Tiongkok yang memeluk Islam. Dada Sathilla

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini