Aliran Hakekok, Mathla'ul Anwar Sebut Syiar Islam Belum Kuat Tembus Pedalaman

Hambali, Jurnalis · Sabtu 20 Maret 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 20 614 2381042 aliran-hakekok-mathla-ul-anwar-sebut-syiar-islam-belum-kuat-tembus-pedalaman-Bva271CPrl.jpg Ormas Islam tertua Mathlaul Anwar. (Foto: Okezone/Dok)

TANGERANG SELATAN - Mathlaul Anwar, ormas Islam tertua di Indonesia menganggap kemunculan aliran sesat Hakekok di Banten disebabkan syiar Islam yang belum begitu kuat menembus pedalaman.

Ketua Bidang 1 PB Mathla'ul Anwar, Mohammad Zein mengatakan aliran sesat Hakekok yang kembali menjadi viral adalah sisa-sisa dari kepercayaan-kepercayaan yang masih belum terberantas sepenuhnya.

Nah, Mathla'ul Anwar salah satu misi kelahirannya adalah memberantas 3 hal, yakni Takhayul, Bid'ah, dan khurafat," ujarnya di Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga: Alasan Mengapa Dajjal Tak Bisa Masuk Kota Makkah dan Madinah

Menurut Zein, wilayah Banten belum sepenuhnya terjangkau dengan teknologi informasi. Di sana masih banyak wilayah blankspot, yang sepi dari syiar islam baik secara langsung atau pun secara daring.

"Masih ada wilayah blankspot, yang belum terjangkau pendidikan. Sehingga kemudian, dakwah-dakwah yang dilakukan termasuk juga oleh Mathla'ul Anwar belum berhasil untuk memberantas hal-hal seperti itu," ungkapnya.

Baca Juga: Mantan Pimpinan Syiah India Meminta 26 Ayat Al-Qur'an Dihapus

Menyikapi itu, Mathla'ul Anwar telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) guna mengirim kader ke wilayah pelosok. Sehingga ajaran Islam yang hakiki dapat dipahami secara nyata.

"Kami sudah melakukan langkah-langkah bekerjasama dengan Kementerian Agama, seperti salah satu penyuluh yang datang ke lokasi itu adalah kader atau warga Mathla'ul Anwar. Kita berharap ke depan, aliran itu tidak muncul lagi, karena menyimpang dari ajaran Islam," ucapnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Mathla'ul Anwar sendiri didirikan di Menes, Pandeglang, pada tahun 1916. Beberapa tokoh pentingnya adalah KH Entol Yasin, KH Tb Sholeh dan KH Mas Abdurrahman.

Kini, posisi Mathla'ul Anwar berada pada peringkat 3 Ormas Islam terbesar di Indonesia dengan kepengurusan hampir di seluruh provinsi.

Mathla'ul Anwar sendiri tengah bersiap menjalani proses pemilihan ketua umum baru yang akan menjabat pada periode 2021 hingga 2026. Ada 3 hal yang menjadi catatan tugas bagi Ormas ini ke depan, yakni soal kualitas pendidikan, soal kepemimpinan, dan bagaimana cara memperkuat peran guna menata umat dan merekatkan bangsa. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya