Perkara yang Membatalkan Puasa, Simak 7 Ulasan Ini

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 24 Maret 2021 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 330 2383205 perkara-yang-membatalkan-puasa-simak-7-ulasan-ini-xAjF9r6uDw.jpg Perkara yang membatalkan puasa. (Foto:Freepik)

JAKARTA - Perkara yang membatalkan puasa di bulan Ramadhan harus diketahui dan dipahami umat Muslim. Umat Islam tentu ingin melaksanakan ibadah puasa dengan baik. Supaya puasa berjalan dengan baik dan benar.

Untuk itu perlu menghindari hal perkara-perkara yang membatalkan puasa. Lalu apa saja perkara-perkara yang membatalkan puasa?

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustaz Ainul Yaqin mengatakan, perkara-perkara yang membatalkan puasa, antara lain:

1. Memasukkan sesuatu ke lubang tubuh dengan unsur kesengajaan

Memasukkan sesuatu ke lubang tubuh dengan unsur kesengajaan, seperti memasukkan sesuatu (makanan dan minuman) sengaja ke dalam mulut, hidung, telinga dengan unsur kesengajaan. 

Baca Juga: Puasa Ramdhan 2021, MUI: Momentum untuk Revolusi Kerohanian

إِذَا نَسِيَ فَأَ كَالَ وَشَرِبَ فَلْيَتِمَّ صَوْمَهُ فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللَّهُ وَسَقَاهُ

Artinya :

“Jika lupa hingga makan dan minum, hendaklah menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah yang memberinya makan dan minum.” (Hadits Riwayat Bukhari 4/135 dan Muslim 1155)

2. Muntah yang disengaja

Muntah yang disengaja, kondisi muntah yang disengaja baik upaya main-main atau agar terdapat kondisi tertentu hingga makanan dan minuman keluar kembali. Namun jika muntah tak disengaja karena sakit seperti masuk angin, tidak mengapa.

"Tapi ingat, jangan sampai berusaha menelan sisa muntahan kembali," ujar Ustaz Ainul Yaqin, Rabu (24/3/2021).

3. Berjima'

Berjima' atau melakukan hubungan seks dengan lawan jenis dengan sengaja. Orang yang batal puasanya sebab hubungan seks ini juga dikenai kafarat atau denda dengan puasa dua bulan berturut-turut, jika tidak mampu maka wajib baginya memberikan makanan pokok kepada 60 fakir senilai 3/4 liter beras setiap orangnya.

Baca Juga: Puasa Ramadhan 2021, Muhammadiyah: Sholat Tarawih dan Fardu di Rumah Bila Ada Penularan Covid-19

4. Keluarnya mani

Keluarnya sperma atau mani sebab terangsang karena bersentuhan kulit, yang tanpa melalui hubungan seksual, seperti onani, gesekan lawan jenis, sedangkan jika mimpi basah (ihtilam) maka puasa tetap sah dilanjutkan.

5. Perempuan yang datang bulan

Wanita atau perempuan datang bulan atau nifas ketika menjalankan puasa. Maka ia wajib mengganti, mengqhada' puasanya di lain waktu.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

6. Menjadi gila

Orang yang menjadi gila atau hilang akal pada saat menjalankan ibadah puasa. Maka puasa yang dilakukannya dihukumi batal.

7. Murtad

Keluar dari Islam atau murtad. Ketika ia sedang menjalankan puasa, tiba-tiba dia murtad atau menentang kebenaran Islam, agama, dan ajarannya. Maka Puasa orang tersebut batal, dan wajib mengqhada' puasa dengan sebelumnya memperbaiki keamananya dengan mentakrir syahadat ulang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya