Sebanyak 57.000 Calon Jamaah Haji Lansia Bakal Divaksin Covid-19

Dita Angga R, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 04:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 614 2383381 sebanyak-57-000-calon-jamaah-haji-lansia-bakal-divaksin-covid-19-mgCvDihblH.jpg Jamaah haji Indonesia sebelum pandemi Covid-19. (Foto:Okezone/Dok)

JAKARTA - Sebanyak 57.000 calon jamaah haji  lansia divaksin Covid-19. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid -19 Wiku Adisasmito mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menyasar para calon jamaah haji lansia tersebut.

"Kementerian Kesehatan mulai melakukan vaksinasi COVID-19 bagi para calon jamaah haji. Khususnya mereka yang lansia. Saat ini tercatat lebih dari 57.000 lansia calon jemaah haji yang sedang menunggu pelaksanaan vaksinasi," katanya dalam konferensi persnya dikutip, Kamis (25/3/2021).

Seperti diketahui sampai saat ini keputusan ibadah haji 2021 masih belum dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi. Wiku mengatakan bahwa program vaksinasi bagi calon haji lansia ini sambil menunggu keputusan tersebut.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 untuk Jamaah Haji Rampung Awal Mei 2021

"Vaksinasi ini dilakukan sambil menunggu keputusan resmi pemerintah Arab Saudi terkait dengan pelaksanaan ibadah haji tahun ini," ungkapnya.

Lebih lanjut Wiku mengatakan, hingga 20 Maret 2021, masyarakat yang sudah menerima vaksin mencapai angka 5 juta. Menurutnya, hal ini merupakan capaian yang positif dan harus tetap ditingkatkan.

"Sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat terlindungi dari Covid-19. Oleh karena itu, saya meminta kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam program vaksinasi ini sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan," ujarnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dia kembali menegaskan bahwa pemerintah memastikan vaksin Covid -19 yang digunakan aman, berkhasiat, halal dan minim efek samping. Namun bagi siapa pun penerima vaksin yang mengalami efek samping atau rasa sakit yang tidak wajar setelah melakukan vaksinasi diharapkan untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat.

"(Hal ini) Demi keselamatan dan kesehatan masing-masing individu. Serta bentuk sumbangsih masyarakat dalam menyukseskan monitoring kejadian ikutan pasca imunisasi atau KIPI oleh pemerintah pusat, baik Komnas KIPI maupun BPOM," katanya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya