Manusia Mampu Bersabar Bukan karena Kemampuannya Namun Izin Sang Khalik

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 19:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 330 2390443 manusia-mampu-bersabar-bukan-karena-kemampuannya-namun-izin-sang-khalik-RlPH3B1fCU.jpg Beribadah membutuhkan kesabaran atas izin Allah Ta'ala. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Manusia mampu bersabar bukan karena kemampuannya namun atas  izin Allah Ta'ala. Sabar sebuah kata mudah diucapkan namun belum tentu semua manusia menusia mampu mengimplementasikannya tentunya dengan izin Allah Ta'ala, termasuk dalam urusan ibadah

Tidak mungkin kaum Muslimin bersabar melangkahkan kaki untuk sholat subuh berjamaah di masjid secara berkesinambungan kecuali karena izin Allah Ta'ala.

Tidak mungkin pula seseorang bisa bersabar untuk mengumpulkan uang untuk bisa umrah dan haji kecuali dengan izin Allah Ta'ala.

"Karena tentu ujian di hadapannya untuk membeli ini dan itu sungguh sangat banyak. Ketika dia bisa bersabar dari itu semua maka tentunya kesabaran tersebut datangnya dari Allah," sebut Ustaz Dr Firanda Andirja MA dalam Kelas UFA dikutip pada Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: Meminta Maaf Jelang Ramadhan, Mengapa Harus Menunggu Dulu Bulan Suci Tiba?

Maka jangan sampai di antara kita ujub dengan diri  sendiri, karena kita bisa bersabar dalam menjalankan ketaatan dan meninggalkan maksiat, karena itu adalah taufik dan izin dari Allah.

"Bukankah telinga kita selalu ingin mendengarkan hal-hal yang menyenangkan syahwat? Bukankah mata kita selalu ingin melihat hal-hal yang menyenangkan hawa nafsu kita? Dan bukankah lisan kita selalu ingin berucap dengan kata-kata haram yang disenangi oleh syahwat kita? Maka ketika kita bisa menahan dan meninggalkan itu semua dalam diri kita, ketahuilah itu semua atas izin Allah," paparnya. 

Demikian pula seseorang bisa bersabar dalam menghadapi musibah karena izin dari Allah. Maka ketika  menyadari bahwa sabar itu datangnya dari Allah, hendaknya  tidak ujub dengan kesabaran yang dijalani.

Baca Juga: 5 Doa Penting di Bulan Ramadhan, Rugi Besar Jika Ditinggalkan

Oleh karena itu, jika sekiranya saat ini seseorang belum bisa bersabar dalam ketaatan, atau meninggalkan maksiat, atau sabar dalam menghadapi musibah, maka dia harus berjuang untuk meraih kesabaran itu.

Senantiasa berusaha dan berjuang untuk sabar, maka suatu saat dia akan bisa meraih kesabaran tersebut, karena Allah telah menegaskan bahwasanya seseorang tidak bisa bersabar kecuali dengan izin Allah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Maka dia hendaknya meminta kesabaran kepada Allah  baik bersabar dalam menjalankan ketaatan, meninggalkan maksiat, dan dalam menghadapi musibah. Ketahuilah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, 

وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ

“Dan barangsiapa yang berusaha sabar maka Allah akan menjadikannya sabar.” (HR. Bukhari no. 6470)

Kalau seseorang merasa tidak bisa menahan dirinya dari perkara-perkara maksiat, yakinlah bahwa suatu saat dia bisa meraih kesabaran itu, yang penting dia senantiasa meminta kepada Allah, dia berjuang dan berusaha untuk meraih kesabaran itu.

Maka seseorang tentunya mengetahui tentang dirinya masing-masing, kalau sekiranya dia belum mendapati kesabaran itu maka hendaknya dia meminta kepada Allah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya