Syeikh KH Sirojuddin Ilyas: Doa Bersama Kita Harapkan Jadi Vaksin Covid-19

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 614 2390293 syeikh-kh-sirojuddin-ilyas-doa-bersama-kita-harapkan-jadi-vaksin-covid-19-g3TtHr6N1L.jpg Syeikh KH Sirojuddin Ilyas. (Foto: Okezone/Dok)

JAKARTA - Syeikh KH Sirojuddin Ilyas memberikan nasihatnya yang teduh tentang doa bersama di masa pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 telah menimpa bangsa Indonesia bahkan dunia sudah berlansung setahun.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk bisa lepas dari musibah pandemi ini. Salah satu Ikthiar membantu pemerintah yang kini dilakukan adalah berdoa bersama untuk menanggulangi pandemi Covid-19.

Menurut Sulthonul Mursyid Syekh KH. Sirojudin Ilyas Al-Arif Billah, bahwa Doa Bersama ini dilaksanakan dengan tujuan memohon kepada Alloh SWT agar pandemi Covid-19 ini diangkat dan dicabut dari bumi Indonesia.

Baca Juga: Bulan Ramadhan, Bung Karno dan 50 Tusuk Sate

“Dengan harapan kepada Alloh agar pandemi Covid- 19 ini segara dicabut, diangkat dari bumi manusia Indonesia,” kata KH. Sirojudin Ilyas atau biasa dipanggil Gus Din.

Gus Din menjelaskan, Doa Bersama ini dikuti oleh seluruh lapisan masyarakat; mulai dari bupati, seluruh pemimpin pemerintah, para pimpinan ormas, serta semua masyarakat baik beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan lainnya, dilaksanakan di tempat ibadah masing-masing (Masjid, Gereja, Pure, Klenteng dll) secara serentak pada hari dan jam yang sama.

Karena pandemi ini menimpa seluruh golongan umat manusia, maka seluruh umat harus bersama-sama dalam berdoa.

"Sehingga cara menghadapinya, model doanya serta memohonnya kepada Allah-pun tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, namun harus secara bersama-sama oleh seluruh bangsa Indonesia khususnya masyarakat setempat secara serentak pada hari dan jam yang sama ditempat ibadahnya masing- masing," ujar Gus Din di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Minggu (04/04/2021).

Baca Juga: Kemenag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan: Ceramah di Masjid Maksimal 15 Menit

"Ada saat sekitar 30 menit semua warga masyarakat menghentikan aktifitas dan hanya berdoa di rumah masing-masing," imbuh Gus Din.

Lebih lanjut Gus Din menguraikan bahwa istighotsah ini ada dua macam, yang pertama ada istighotsah yang dijalani golongan Salik dan istighotsah yang dijalani golongan Suluk.

Jika dilakukan oleh Salik itu teknisnya dari manusia (bawah) memohon kepada Alloh (naik keatas), sedangkan golongan kedua, suluk, itu istighotsah merupakan perintah Alloh kepada hamba-Nya (dari atas ke bawah). Dengan kata lain seorang hamba menerima hidayah berupa perintah dari Alloh.

Selanjutnya penerima hidayah Alloh ini yang diperintah harus melaksanakan dengan cara menjelaskan, menyampaikan kepada masyarakat tentang doa bersama (istighotsah) ini beserta tata cara dan teknis pelaksanaannya.

"Kita memohon kepada Alloh agar doa bersama yang model kedua, suluk, bisa menjadi vaksin Covid-19", Gus Din mengakhiri ceramahnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya