Sholat dan Berkunjung ke Masjid Agung Al Hidayah Malang Serasa di Hagia Sophia Turki

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 614 2398892 sholat-di-masjid-agung-al-hidayah-malang-serasa-di-hagia-sophia-di-turki-xFwIkV9fTB.jpg Masjid Agung Al Hidayah desain dan ornamen bangunan mirip Hagia Sophia di Turki. (Foto: Avirista Midaada)

MALANG - Sudah pernah ke Hagia Sophia di Turki? Nah kalau belum sempat, maka keinginan itu bisa teroabati dengan datang dan sholat di Masjid Agung Al Hidayah di Kabupaten Malang.

Di Masjid Agung Al Hidayah mirip dengan Hagia Sophia di Turki. Masjid ini letaknya persisnya di Dusun Donowarih, Desa Karangan, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Anda akan benar - benar serasa di bangunan bersejarah kuno Turki Hagia Sophia, yang kini juga difungsikan sebagai masjid.

Terletak di Jalan Raya Karangan yang merupakan jalan raya yang menghubungkan Kabupaten Malang dan Kota Batu, Masjid Agung Al Hidayah berwarna coklat ini berdiri megah dibandingkan bangunan - bangunan yang ada di sekitarnya.

Baca Juga: Lantunan Ayat Suci Al-Quran Mengalun Indah dari Lapas Perempuan di Malang

Di mana masjid ini terdiri dari tiga lantai, lantai pertama paling bawah digunakan untuk tempat wudhu dan kamar mandi, lantai dua digunakan untuk tempat salat utama dan tempat imam masjid, sedangkan di lantai tiga juga digunakan tempat sholat.

Memasuki sewa masjid, akan disambut dengan ukiran dan ornamen yang menarik dan layar televisi LED di area bawah bangunan masjid. Kaligrafi - kaligrafi estetik menghiasi dinding dan kubah - kubah masjid, menjadikan mata anda memandang dengan decak kagum.

Belum lagi desain kubah yang artistik, kubah ini pulalah yang membuat masjid ini menyerupai bangunan Hagia Sophia yang ada di Turki. Tak hanya kubahnya, desain jendela, pintu masjid, hingga lampu penerangan masjid pun didesain sedemikian rupa, menyerupai bangunan Hagia Sophia Turki.

Sekretaris Masjid Agung Al Hidayah Anas Firdaus menyatakan, masjid ini telah mengalami renovasi selama empat kali sejak dibangun kala masa penjajahan Belanda. Dimana renovasi terakhir dimulai pada 2008 lalu dan bertahan hingga kini.

"Kalau pendiriannya memang belum jelas, yang jelas masjid ini sudah ada sejak jamannya Belanda. Hingga kini sudah empat kali direnovasi, seperti di tahun 2008 yang memerlukan waktu 10 tahun hingga berdiri seperti ini," ujar Anas ditemui MNC Portal Indonesia.

Dikatakan Anas, sang arsitek yang terakhir merenovasi pada tahun 2008 memang sengaja membangun Masjid Agung Al Hidayah menyerupai bangunan Hagia Sophia yang ada di Turki.

"Karena dari arsiteknya Pak Thalib, kebetulan dia juga seniman, dia ingin membuat masjid yang tidak ada yang menyamai di Malang. Jadi dibuat berbeda, dan Insya Allah masjid ini yang hampir mirip seperti Hagia Sophia, ya hanya di sini ini," tuturnya.

Anas menambahkan, renovasi di 2008 itu masjid dibongkar total. Dimana awalnya masjid hanya berupa tempat ibadah sederhana yang dibangun dari besek anyaman bambu, yang sebelumnya direnovasi pada 1988 silam. Barulah pada tahun 2008, pengurus memutuskan menggunakan bata pada struktur bangunan masjid.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

"Masjid awal masih berupa besek anyaman bambu, setelah itu diperbaiki lagi menggunakan bata. Setelah tahun 1988, direnovasi terakhir tahun 2008. Jadi tahun 2008 mulai nol, dibongkar total," ucapnya.

"Untuk pembongkarannya tidak secara langsung, jadi bertahap pembongkarannya, selama pembangunannya, tidak pernah tidak digunakan untuk salat, walaupun dalam pembongkarannya tetap digunakan untuk salat," tandasnya.

Dengan renovasi yang memakan waktu sepuluh tahun, 'Hagia Sophia' ini dapat menampung jamaah mencapai 700 orang, di tiga dua lantai bangunan masjid. Keindahan bangunan dan struktur bangunan membuat banyak warga sekedar mampir untuk sholat.

Salah satu warga Kota Malang Muhammad Aminudin mengakui keindahan arsitektur dan tata bangunan masjid ini. Dirinya mengutarakan kebetulan mampir untuk beribadah di Masjid Agung Al Hidayah. Menurutnya, desain bangunan yang tinggi membuat sirkulasi udara berjalan bagus. Tak perlu menggunakan pendingin ruangan, suasana di dalam masjid sudah sejuk.

"Desainnya juga estetik banyak kaligrafinya di kubah dan langit - langit membuat nyaman beribadah. Apalagi lingkungannya bersih, terutama kamar mandi dan tempat wudhunya bersih, membuat nyaman beribadah," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya