Masjid Ash Shamad Hadir Jadi Oase di Kota Cirebon Bersuhu Udara Panas

Miftahudin, Jurnalis · Sabtu 24 April 2021 05:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 24 614 2399934 masjid-ash-shamad-hadir-jadi-oase-di-kota-cirebon-bersuhu-udara-panas-6Mx1XkJ8Vr.jpg Masjid As Shamad di Kota Cirebon. (Foto: Miftahudin)

CIREBON - Kota Cirebon dikenal dengan suhu udara yang panas. Namun dengan kehadiran sebuah masjid unik dan mungil seolah menjadi oase, sejuk dan nyaman.

Konstruksi masjid didesain secara natural dengan menggunakan materiel bambu sebagai tiang dan bilik serta batu alam menjadi dinding. Selain itu, atapnya pun bukanlah genting, melainkan ijuk. Sehingga kesan yang tampak adalah suasana alami yang nyaman dan sejuk. Ya, itulah Masjid Ash Shamad yang berlokasi di Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Masjid ini mendadak jadi pusat perhatian karena memang bentuknya yang unik, mirip seperti bangunan di tempat-tempat wisata. Sehingga banyak jemaah yang datang ke lokasi karena penasaran ingin melihat secara langsung keunikan Masjid As Shamad, atau mereka hanya sekadar melaksanakan salat dan beristirahat sembari menunggu waktu buka puasa. Memang sangat kerasan berada di masjid yang dibangun pada tahun 2015 itu.

Begitu masuk ke dalam pelataran masjid seluas 370 meter persegi ini, suasana teduh langsung terasa. Udara panas mendadak sirna begitu sudah berada di areal masjid. Tiga pohon mangga di sekitar masjid cukuplah rindang, mampu menahan teriknya panas matahari. Begitu pula ketika mengambil air wudlu di salah satu sudut masjid, kesegaran pun semakin terasa.

Baca Juga: 99 Polwan Dilatih Khusus Amankan Masjid Nabawi Selama Ramadhan

Lebih adem lagi ketika kita berada di dalam masjid, sirkulasi udara di ruangan sangatlah baik. Ruangan menjadi lebih nyaman untuk melaksanakan ibadah, seperti salat atau berzikir. Sebab, dinding kiri kanan tidak ditutup rapat, namun dibiarkan terbuka dengan tiang-tiang penyangga bambu.

Selain itu, kesan mewah sangat terasa ketika melihat desain interior di dalam masjid. Kemewahan tersebut seolah hendak ditonjolkan melalui kaligrafi, lampu serta jam digital yang terpasang. Maka wajar jika desain Masjid Ash Shamad merupakan perpaduan antara unsur natural dan modern.

"Awalnya masjid ini dirancang berdasarkan nilai keekonomisan, yakni harus menyatu antara kultur atau budaya kita dengan desain yang dibuat. Apalagi bagi orang Cirebon, masih banyak yang menggunakan bambu. Ya sudah, ketika membangun masjid pada tahun 2015 lalu, dipilihlah materiel bambu," kata Dewan Penasehat Masjid Ash Shamad, Watid.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Setelah menentukan bahan materielnya adalah bambu, kata dia, maka dicobalah membuat rancang bangun. Tentunya hal itu setelah berkonsultasi dengan salah seorang perajin bambu Kota Cirebon. Begitu mendapat rancangan yang pas, dibangunlah dengan desain seperti sekarang.

"Apalagi atapnya dari ijuk dirasa lebih adem, ditambah dengan pepohonan yang ada menjadikan ibadah lebih khusyu lagi," ujar dia.

Sementara itu, sejumlah anak-anak terlihat ramai mengaji dengan dibimbing seorang ustaz. Ramainya berbagai aktivitas di Masjid Ash Shamad ini ketika menjelang waktu berbuka. Banyak warga sekitar yang ngabuburit di masjid dengan kegiatan keagamaan. (Miftahudin)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya