Kisah Yohana Djuanda Berprofesi Sopir Bus Sekolah di Amerika

Agregasi VOA, Jurnalis · Sabtu 24 April 2021 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 24 614 2400028 kisah-yohana-djuanda-berprofesi-sopir-bus-sekolah-di-amerika-mnVLe1OwX3.jpg Yohanna, supir bus sekoloah di AS. (Foto:VOA)

JAKARTA - Yohana Djuanda adalah hijabers WNI yang telah menetap di Amerika Serikat (AS). Dia memilih profesi sebagai sopir bus sekolah di Amerika.

Profesi yang banyak dilakukan oleh laki-laki itu dia pilih sebab dia menyukai pekerjaan yang berhubungan dengan anak-anak. Kendati demikian, dia berhasil menjalani profesi sebagai sopir bus sekolah ini selama 6 tahun. Selama itu pula banyak kisah suka dan duka yang didapat.

Dia mengungkapkan, pertama kali dia bertugas sebagai sopir sempat mau menangis karena takut. Namun, setelah dijalani semua berjalan dengan baik. "Saya pakai mau nangis segala, pas saya lihat ke kaca, ini besar sekali (busnya) dan ada puluhan tombol. Ini mana yang mesti dipencet?," ujarnya mengisahkan sambil tertawa, seperti dikutip VoA Indnesia, Sabtu (24/4/2021)

Saat awal memilih profesi sopir bus, Yohana pun telah training selama dua minggu. Kemudian mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) setelah lulus ujian. Di situlah dia menyadari bahwa persoalan yang membuatnya takut adalah tombol yang banyak.

Baca Juga: 27 Imam Masjid Asal Indonesia Segera Berangkat ke Uni Emirat Arab, Berikut Daftar Namanya

Sebagai sopir sekolah, lanjutnya, selama ini dia bekerja tidak hanya sebatas mengantar atau menjemput. Tetapi juga tanggung jawab terhadap anak-anak. Oleh sebab itu, di dalam bus dilengkapi 3-7 CCTV di dalam bus serta radio pengeras suara.

Sebagai muslimah yang menggunakan kerudung, dia mengaku kerap ditanyakan siswa yang masih kecil, mengapa rambutnya ditutup, apa itu yang ada di kepala. Ada juga yang ingin melihat secara langsung seperti apa rambut Yohana.

"Ada satu anak yang setiap hari kalau pas naik bus saya, dia selalu bilang 'Uu.. jilbab mu cantik sekali. Saya suka'. Si anak itu juga bilang, 'Lihat bunga di jilbabmu'. Luar biasa sih anak-anak. Tapi alhamdulillah, tidak ada yang kasar," ujarnya.

Kendati sebagai minoritas, tetapi semangat Yohana untuk beribadah sangat tinggi. Dia tetap menjalankan setelah pekerjaannya selesai. Pernah suatu saat ada yang bertanya kepada dia, bagaimana Yohana menjalankan sholat di tengah kesibukan. Yohana dengan ceria menjawab, "Saya sih tidak pernah sholat ketika masih ada anak-anak di sini. Selesai dulu pekerjaan."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Setelah pulang bekerja, Yohana selalu menyempatkan diri untuk makan malam bersama keluarga di rumah. Yohana memiliki 5 anak yang relatif sudah besar. Karena itu mereka memiliki kemampuan untuk memasak dan menyusun makan malam.

Makan malam menjadi kegiatan rutin, sebab menurut sang suami Daniel Kirk, Yohana selalu berangkat pagi. Setelah itu Daniel kemudian giliran Daniel yang berangkat bekerja.

"Jadi biasanya saat pagi kami sholat berjamaah, lalu Yohana berangkat kerja," imbuhnya.

Menurut Yohana, salah satu kiat sukses berprofesi sebagai sopir bus di Amerika adalah suka dengan anak-anak. "Kalau tidak suka, sebaiknya jangan," tutupnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya