Dari Ponpes Berlokasi di Bekas Bangunan Pabrik Ini Lahir Para Penghafal Al-Quran

Asep Juhariyono, Jurnalis · Senin 26 April 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 614 2400633 dari-ponpes-berlokasi-di-bekas-bangunan-pabrik-ini-lahir-para-penghafal-al-quran-NQL4R9lfSw.jpg Ponpes Laskar Langit di Tasikmalaya. (Foto: Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA - Dari sebuah pondok pesantren (ponpes) menempati lokasi bekas pabrik, siapa mengira dari sinilah muncul hafiz Quran atau penghafal Al-Quran.

Apalagi lahan tersebut bukan milik sendiri namun keterbatasan sarana dan prasarana ternyata bukan penghalang untuk mengukir prestasi, seperti ditunjukkan oleh ponpes ini.

Ponpes itu bernama Ponpes Laskar Langit, Jalan Cirahong, Kampung Zaenal, Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Ponpes berdiri sejak tahun 2012 dan sudah banyak santriawan dan santriawati jebolan ponpes ini hafiz Al-Quran. Tidak hanya itu, para santri juga dibekali ilmu pertanian dan peternakan agar mereka mandiri ketika berada di tengah masyarakat.

Baca Juga: Apakah Bayi dalam Kandungan Wajib Zakat Fitrah?

"Para santri diberikan pendidikan bagaimana cara bercocok tanam hidroponik dan berternak, sehingga nantinya bisa menjadi seorang santri yang memiliki jiwa wirausaha. Plus penguasaan sejumlah ilmu bela diri dan tinju agar mereka juga berprestasi di bidang olahraga," kata salah seorang ustaz pengajar, Muhammad Al Jabar, Ahad (25/4/2021).

Menurutnya, bagi santri yang berprestasi, untuk SD, SMP dan SMA akan disekolahkan di sekolah yang terbaik agar mendapatkan ilmu yang lebih baik pula. Sementara bagi yang sudah lulus SMA, maka pihak ponpes juga akan menguliahkan mereka, seperti saat ini ada yang kuliah di Madinah dan di Mesir.

Baca Juga: Puasa itu Perisai dari Perbuatan Maksiat dan Api Neraka

Saat ini para santri rata-rata sudah menghafal Al-Quran mulai dari dua juz ke atas dan itu mereka mulai dari nol. Sementara bagi mereka yang memiliki kemampuan menghafal lebih baik, setahun bisa hafal hingga 30 juz. Dia juga menyebutkan, Ponpes Laskar Langit sebenarnya berada di dua lokasi, yang di Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, adalah untuk santriawati.

Lokasi tersebut sebenarnya bekas pabrik yang diusulap mejadi pesantren. Adapun untuk santri putra belajar di salah satu bangunan masjid dan asrama tidak jauh dari eks pabrik tersebut.

"Santri yang merupakan anak yatim piatu dan anak jalanan kurang mampu, kami gratiskan. Harapan ke depanya ada dermawan yang mau membantu menjadi donatur agar pondok pesantren memiliki tempat yang bagus dan memadai," ucapnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara itu, salah seorang santri, Ahmad Ghaly Muhajib (12), mengaku sudah sejak dari kelas tiga sekolah dasar. Dia merupakan seorang anak yatim pasangan Ai Rodiah dan almarhum Mubaroq, warga Kampung Cienteung, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, memiliki ketertarikan untuk menjadi hafiz Alquran di Ponpes Laskar Langit ini.

Ketertarikannya tersebut berawal saat masih kecil, Ghaly setiap subuh saat bulan Ramadan sering menonton tayangan hafiz Al-Quran di salah satu stasiun televisi swasta. Sehingga Ghaly bercita-cita menjadi seorang penghafal Al-Quran.

Dari sanalah kemudian Ghaly kecil yang sudah menjadi anak yatim ini meminta pada orang tuanya mendaftarkan dirinya belajar di pondok pesantren. Karena keterbatasan ekonomi, akhirnya Ghaly didaftarkan ke pondok pesantren Laskar Langit. Sejak saat itu dia belajar dengan tekun dan semangat menghafal Alquran tanpa harus dipusingkan dengan iuran. Menurutnya, dia sudah mampu menghafal Alquran sebanyak 4 juz dan untuk menghafal dengan cara satu ayat-satu ayat secara beruang-ulang setiap hari satu halaman. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya