Sibuk Bekerja? Mau Itikaf Ini Tips-Tipsnya

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 22:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 330 2403123 sibuk-bekerja-mau-itikaf-ini-tips-tipsnya-CIrh62PA2C.jpg Ustaz Herman Budianto, GM Budaya dan Pendidikan Dompet Dhuafa. (Dompet Dhuafa)

JAKARTA – Pada hari-hari akhir menuju bulan ramadhan selesai, maka sebagian orang ada yang sudah mulai melupakan ibadah-ibadah Ramadhan, yang biasanya sibuk ke masjid, namun sekarang mulai sibuk ke pusat perbelanjaan. Ini menjadi sebuah tugas yang berat bagi kita semua.

Padahal di 10 hari terakhir bulan Ramadhan Rasulullah SAW sudah memberikan gambaran-gambaran atau contoh ibadah yang paling afdal, salah satunya adalah itikaf. Itikaf adalah sebuah amal ibadah tinggal di masjid selama 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Ustaz Herman Budianto selaku GM Budaya dan Pendidikan-Dompet Dhuafa menjelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim, bahwa Rasulullah SAW menjelaskan  mengenai keutamaan dari iktikaf, Barang siapa yang melakukan qiyam pada bulan Ramadhan dengan iman dan takwa maka baginya akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT dari dosa-dosa yang telah lalu.

Baca Juga: Kisah Umar Bin Khattab dan Nabi Daniel, Gali 13 Kubur untuk Hindari Kesyirikan

Para ulama mensyarahkan hadits ini yang dimaksud dengan qiyam adalah melakukan ibadah iktikaf pada 10 hari terakhir. Rasulullah SAW terbiasa melakukan iktikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan dan diakhir hayat beliau bahkan melakukan itikaf di 20 hari terakhir bulan Ramadhan.

Dalam sebuah hadist disebutkan, bahwa Rasulullah SAW melakukan iktikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Ini adalah sebuah sunah. Pertanyaan yang seringkali muncul adalah, bagaimana orang-orang yang bekerja professional, yang sehari-harinya sibuk sehingga tidak mungkin iktikaf, mungkin karena tidak mendapatkan cuti yang panjang, dan lain sebagainya.

Untuk itu, mari kita mencoba, jika hanya mendapatkan cuti 1-2 hari tidak masalah, jikalau tidak bisa cuti sama sekali maka  mengambil minimal ketika kita pulang kerja,  cari masjid terdekat untuk beriktikaf,  tinggal di masjid tersebut dan keesokan harinya berangkat bekerja dari masjid tersebut juga.

"Insya Allah ini merupakan solusi minimal yang bisa dilakukan agar bisa beribadah di 10 malam terakhir bulan Ramadhan," kata dia, Kamis (29/4/2021)

Walaupun masih ada sebuah amal ibadah yang sangat luar biasa dibanding itikaf, ketika Ibnu Abbas RA sedang beritikaf, ada seseorang yang membutuhkan bantuan, maka Ibnu Abbas keluar dari iktikafnya dan membantu orang tersebut. Dan dikatakan bahwa ibadah membantu orang itu lebih utama dibanding iktikaf itu sendiri.

Sahabat muslim, banyak cara untuk melakukan iktikaf. Di satu sisi juga harus membantu saudara-saudara kita sebagai bentuk persaudaraan umat Islam. Semoga di bulan Ramadhan kali ini  bisa beribadah lebih baik lagi sehingga barokah di dunia dan akhirat.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya