4 Keadaan Hewan Tidak Boleh Dijadikan Kurban

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 330 2441792 4-keadaan-hewan-tidak-boleh-dijadikan-kurban-kLl9sz5LOF.jpg Ilustrasi hewan kurban. (Foto: Jessica Helena Wuysang/Antara)

BERKURBAN di hari raya Idul Adha menjadi salah satu momen paling berharga dan mulia bagi kaum Muslimin. Hewan yang bisa dijadikan kurban yaitu sapi, kambing, domba, hingga unta yang dalam keadaan sehat serta sempurna.

Lalu hewan dalam keadaan seperti apa yang tidak sah untuk dikurbankan?

Baca juga: Hari Raya Kurban Identik dengan Bakar Sate, Yuk Ketahui Asal-usul dan Maknanya 

Dikutip dari kanal YouTube Ruang Sunnah Channel, Pembina Konsultasi Syariah Ustadz Ammi Nur Baits ST BA mengatakan ada empat jenis keadaan hewan yang tidak boleh dikurbankan.

1. Buta sebelah yang jelas butanya

Ia menjelaskan, cara mengecek buta terhadap hewan yaitu dengan mencolok matanya. Apabila saat dicolok bergerak, artinya sehat matanya.

"Tapi kalau dicolok ya diam saja (berarti buta, red)," terang Ustadz Ammi.

Hal ini berlaku meskipun matanya masih kelihatan bagus, bola mata sampai retinanya masih dalam keadaan utuh, barangkali sarafnya yang putus.

"Di sini jelas butanya menurut siapa? Menurut orang yang melihatnya, bukan menurut hewan. Sebab hewannya tidak bisa diajak komunikasi," jelas Ustadz Ammi.

Info grafis hewan kurban. (Foto: Okezone)

2. Sakit yang jelas sakitnya

Hewan yang sakit dan terlihat jelas sakitnya juga tidak boleh dikurbankan. Namun jika sakitnya belum jelas, masih terlihat normal, maka masih boleh digunakan sebagai hewan kurban.

Baca juga: Tahun Ini Jokowi Sumbangkan 35 Sapi Kurban untuk Seluruh Provinsi 

3. Pincang yant jelas pincangnya

Hewan yang kakinya pincang dan terlihat sangat jelas tidak boleh dijadikan hewan kurban. Ini termasuk kecacatan fisik.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Hewan yang sangat kurus

"Hewan yang sangat kurus, seperti tidak memiliki sumsum," (HR Nasai dan Abu Daud dan disahihkan Al Albani)

Adapun dalil yang menjelaskan tentang kurban yaitu salah satunya sebagai berikut:

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ كَذَلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (36) }

Artinya: "Dan telah Kami jadikan untuk kalian unta-unta itu sebagian dari syiar Allah, kalian memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah oleh kalian nama Allah ketika kalian menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kalian, mudah-mudahan kamu bersyukur." (QS Al Hajj: 36)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Deretan Artis yang Tak Pernah Ketinggalan Berkurban: Ria Ricis hingga Raffi-Nagita 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya