Arab Saudi Libatkan Perempuan dalam Pengamanan Jamaah Haji

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 614 2441650 arab-saudi-libatkan-perempuan-dalam-pengamanan-jamaah-haji-wWLVYBeKDu.jpg Ilustrasi perempuan relawan petugas haji. (Foto: Arabnews)

PROSESI ibadah haji 1442H/2021M tidak lama lagi dilaksanakan. Tapi ada yang berbeda dalam penyelenggaraan tahun ini. Tidak seperti biasanya, Kerajaan Arab Saudi kali ini melibatkan kaum perempuan dalam proses pengamanan jamaah haji.

Nuha Al Ghamidi sulit menyembunyikan senyum kebanggaannya saat ditanya kantor berita Associated Press mengenai posisi barunya di Pusat Operasi Keamanan Nasional. Sebagai personel keamanan, ia bertugas duduk di balik meja sambil menerima panggilan telepon dan memastikan keamanan para jamaah haji.

Baca juga: Hari Raya Kurban Identik dengan Bakar Sate, Yuk Ketahui Asal-usul dan Maknanya 

"Saya dan keluarga bangga dengan pekerjaan saya di departemen keamanan. Ini juga tercermin dalam panggilan telepon. Banyak warga yang mengucapkan terima kasih dan penghargaan. Mereka juga menyambut kehadiran saya," jelasnya, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Jumat (16/7/2021).

Perempuan petugas haji. (Foto: Amr Nabil/AP/VOA Indonesia)

Melibatkan para perempuan dalam menjaga keamanan merupakan salah satu reformasi yang dilakukan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Pangeran muda ini berusaha menggambarkan dirinya sebagai seorang reformis yang liberal, meskipun juga dikenal sebagai tokoh yang tegas.

Baca juga: Jelang Kedatangan Jamaah Haji, Masyarakat Umum Tidak Diizinkan Sholat di Masjidil Haram 

Keterlibatan perempuan dalam proses pengamanan sebetulnya mengundang reaksi pro dan kontra. Namun rekan kerja Nuha Al Ghamidi, yang hanya ingin disebut bernama Riham, mengaku tidak menghadapi masalah di tempat kerjanya, termasuk dari rekan kerja pria.

"Mengenai penerimaan perempuan dalam pekerjaan keamanan, saya tidak melihat ada masalah. Kami bekerja berdampingan dan mereka menyambut, mendukung, dan kooperatif," ungkapnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kerajaan Arab Saudi sendiri telah menyelesaikan persiapan untuk menerima jamaah haji tahun ini di tengah tindakan pengawasan yang ketat untuk memastikan para peserta aman dari virus corona.

Baca juga: 3 Bukti Makkah Kota Paling Suci di Dunia, Termasuk Keberadaan Baitullah 

Dampak pandemi covid-19, hanya 60.000 orang yang diperkenankan menjalankan ibadah haji tahun ini. Mereka terdiri dari warga lokal dan ekspatriat yang menetap di dalam negeri Kerajaan Arab Saudi.

Ini adalah tahun kedua pandemi covid-19 membayangi pelaksanaan ibadah haji. Tahun lalu, Arab Saudi hanya mengizinkan sejumlah kecil Muslim untuk menunaikan ibadah haji.

Jamaah haji di Tanah Suci. (Foto: Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya