Besok Puasa Arafah dan Sunah Senin Boleh Digabungkan Lho, Ini Niatnya

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 18 Juli 2021 21:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 18 330 2442549 besok-puasa-arafah-dan-sunah-senin-boleh-digabungkan-lho-ini-niat-dan-keutamaannya-oSh625zl1M.jpg Puasa Arafah dilaksanakan ketika jamaah haji wukuf di Padang Arafah. (Foto: Twitter @Imarat_Almadina)

BESOK adalah pelaksanaan Puasa Arafah. Amalan sunah ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah atau tahun ini bertepatan dengan Senin 19 Juli 2021. Puasa Arafah dilakukan ketika jamaah haji di Tanah Suci melaksanakan puncak ibadah dengan wukuf di Padang Arafah.

Kaum Muslimin yang tidak menunaikan ibadah haji disunahkan Puasa Arafah. Ini sebagai salah satu sunah yang dianjurkan, karena memiliki keutamaan besar, yakni dihapuskan dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang.

Baca juga: Tata Cara dan Teknis Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Rumah 

Tapi, apakah boleh menggabungkan Puasa Arafah dan puasa sunah Senin besok?

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan menggabungkan Puasa Arafah dan puasa Senin hukumnya mubah atau diperbolehkan. Sebab, kedudukan keduanya sama-sama ibadah sunah.

"Menggabung dua ibadah sunah, mayoritas ulama berpendapat dibolehkan. Menggabungkan dua ibadah sunah dengan satu niat bersamaan," kata Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi MNC Portal beberapa waktu lalu.

Selain itu, bukan hanya puasanya yang boleh digabungkan, tapi niatnya juga bisa. Terdapat kaidah dalam masalah menggabungkan niat, yaitu:

إذا اتحد جنس العبادتين وأحدهما مراد لذاته والآخر ليس مرادا لذاته؛ فإن العبادتين تتداخلان

Artinya: "Jika ada dua ibadah yang sejenis, yang satu maqsudah li dzatiha dan satunya laisa maqsudah li dzatiha, maka dua ibadah ini memungkinkan untuk digabungkan."

Baca juga: Hari Arafah, Pintu Langit Dibuka dan Semua Dosa Diampuni 

Sebagaimana puasa di bulan Ramadhan dan puasa sunah lainnya, tata cara melaksanakan Puasa Arafah juga sama. Dimulai dari waktu subuh sampai magrib. Lalu adanya niat, menahan diri dari makan dan minum, menahan diri dari hubungan intim (jimak), serta menahan diri dari muntah dengan sengaja.

Adapun niat Puasa Arafah dimulai sejak malam hari. Batasan waktu niat sampai sebelum masuk waktu subuh. Jadi selepas maghrib sudah bisa langsung berniat dalam hati untuk puasa besok.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Nah, jika belum sempat niat dan bangunnya usai imsak atau subuh, bisa langsung berniat puasa sunah dengan catatan belum makan, minum, atau mengerjakan hal-hal yang bisa membatalkan puasa.

Niat berarti al-qashdu, keinginan. Niat puasa berarti keinginan untuk berpuasa. Letak niat adalah di dalam hati, tidak cukup dalam lisan, tidak disyaratkan melafazhkan niat. Berarti, niat dalam hati saja sudah teranggap sahnya.

Baca juga: 10 Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah 

Muhammad Al Hishni berkata:

لاَ يَصِحُّ الصَّوْمَ إِلاَّ بِالنِّيَّةِ لِلْخَبَرِ، وَمَحَلُّهَا القَلْبُ، وَلاَ يُشْتَرَطُ النُّطْقُ بِهَا بِلاَ خِلاَفٍ

Artinya: "Puasa tidaklah sah kecuali dengan niat karena ada hadits yang mengharuskan hal ini. Letak niat adalah di dalam hati dan tidak disyaratkan dilafazkan." (Kifayah Al-Akhyar, halaman 248)

"Mari kita tetap didawamkan, istikamah yang biasa melaksanakan Puasa Senin-Kamis dengan juga melakukan niat Puasa Arafah. Sayang sekali jika kita tidak menyambut momen puasa hari Senin besok dengan sekaligus Puasa Arafah. Dua keutamaan dan pahala yang sangat besar dari karunia dan kemurahan Allah Subhanahu wa ta’ala kepada kita sebagai umat Islam," terangnya.

Baca juga: Hari Arafah Puncak Ibadah Haji, Seluruh Jamaah Melakukan Wukuf 

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya: "Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan." (HR Bukhari 1 dan Muslim 1907)

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya