Bermalam di Muzdalifah, Jamaah Haji Bergerak dari Padang Arafah Setelah Matahari Tenggelam

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 330 2442907 bermalam-di-muzdalifah-jamaah-haji-bergerak-dari-padang-arafah-setelah-matahari-tenggelam-4d8B4BeB0o.jpg Bermalam di Muzdalifah dilakukan jamaah haji setelah meninggalkan Arafah setelah matahari tenggelam. (Foto: Okezone/Dok)

BERMALAM di Muzdalifah akan dilakukan para jamaah haji. Hal ini dilakukan setelah matahari tenggelam pada hari Arafah maka para Haji akan berduyun-duyun meninggalkan Padang Arafah menuju Muzdalifah dengan tenang, diam dan tidak berdesak-desakan.

Jika telah sampai Muzdalifah jamaah haji sholat Maghrib dan Isya’ secara jama’ qashar dengan satu adzan dan dua iqamat. Diharamkan mengakhirkan shalat Isya’ hingga lewat pertengahan malam, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

وَوَقْتُ صَلاَةِ الْعِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ الأَوْسَطِ

“Waktu Isya’ adalah sampai pertengahan malam.” [HR. Muslim].

Baca Juga: Doa Hari Arafah Paling Mustajab Mulai Siang Ini hingga Magrib

Jika ia takut akan lewatnya waktu, hendaknya ia shalat Maghrib dan Isya’ di tempat mana saja, meskipun di Arafah. Lalu ia bermalam di Muzdalifah hingga terbit fajar. Kemudian ia shalat Shubuh di awal waktunya, lalu menuju Masy’aril Haram, yaitu bukit yang berada di Muzdalifah, jika hal itu memungkinkan baginya. Jika tidak, maka seluruh Muzdalifah adalah mauqif (tempat berhenti yang disyari’atkan).

Ustaz Yusuf bin Abdullah bin Ahmad Al-Ahmad menjelaskan, di sana hendaknya menghadap kiblat dan memanjatkan pujian kepada Allah, bertakbir, mengesakan dan berdo’a kepadaNya. Jika pagi telah tampak sangat menguning, sebelum terbit matahari, para Haji berangkat menuju Mina dengan mengumandangkan talbiyah , demikian ia terus ber-talbiyah hingga sampai melempar jumrah aqabah.

Baca Juga: Khutbah Sholat Idul Adha di Rumah Ini Cukup Singkat hanya 10 Menit Saja

Adapun bagi orang-orang yang lemah dan para wanita maka mereka dibolehkan langsung menuju Mina pada akhir malam. Hal itu berdasarkan hadits Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, ia berkata:

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutusku ketika akhir waktu malam dari rombongan orang-orang (di Muzdalifah) dengan membawa perbekalan Nabiullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” [HR. Muslim].

Melansir laman Almanhaj disebutkan, dan adalah Asma’ binti Abi Bakar Radhiyallahu anhuma berangkat dari Muzdalifah setelah tenggelamnya bulan. Sedangkan tenggelamnya bulan adalah terjadi kira-kira setelah berlalunya dua pertiga malam.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Peringatan:

1. Sebagian orang mempercayai bahwa batu-batu kerikil untuk melempar jumrah diambil dari sejak kedatangan mereka di Muzdalifah. Ini adalah kepercayaan yang salah dan tidak pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Batu-batu kerikil itu boleh diambil dari tempat mana saja.

Baca Juga: Puasa Arafah tapi Masih Ada Utang Qadha Ramadhan, Begini Pandangan 4 Mazhab

2. Sebagian orang mengira bahwa pertengahan malam adalah pukul dua belas malam. Ini adalah keliru. Yang benar, pertengahan malam adalah separuh dari seluruh jam yang ada pada malam hari. Kalau dihitung secara matematika adalah sebagai berikut: (Keseluruhan jam yang ada pada malam hari : 2 + waktu tenggelamnya matahari = pertengahan malam ). Jika matahari tenggelam pada pukul enam sore misalnya, sedangkan terbitnya fajar pada pukul lima pagi maka pertengahan malamnya adalah pukul sebelas lebih tiga puluh menit. (Keseluruhan jam yang ada pada malam hari, yakni 11 jam : 2 + waktu tenggelamnya matahari, yakni pukul 6 = 11, 30 menit).

3. Di antara penyimpangan yang menyedihkan pada malam tersebut adalah bahwa sebagian Hujjaj mendirikan shalat Shubuh sebelum tiba waktunya, padahal shalat itu tidak sah jika dilakukan sebelum masuk waktunya.

4. Hendaknya setiap Haji meyakini benar bahwa ia berada di wilayah Muzdalifah. Hal itu bisa diketahui melalui spanduk-spanduk besar yang ada di sekeliling Muzdalifah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya