Niat Sholat Idul Adha dan Tata Cara Pelaksanaannya

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 614 2442652 niat-sholat-idul-adha-dan-tata-cara-pelaksanaannya-C9kAwJ5G1v.jpeg Niat sholat idul adha (foto: Okezone)

JAKARTA - Seluruh umat Muslim di dunia, besok tepatnya 10 Dzulhijjah Hijriah atau 20 Juli 2021 Masehi merayakan Hari Raya Idul Adha. Hal tersebut dilakukan untuk memperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim yang bersedia untuk mengorbankan putranya, Ismail, untuk Allah.

Namun karena keikhlasannya dalam menjalankan perintah Allah, kemudian sembelihan tersebut digantikan oleh-Nya dengan seekor domba kurban.

Idul Adha juga merupakan puncaknya ibadah haji yang dilaksanakan umat Muslim. Terkadang Idul Adha disebut pula sebagai Idul Kurban atau lebaran haji.

 Baca Juga: Ini Bacaan Doa Terbaik di Hari Arafah

Sama seperti Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha juga terdapat ketentuan untuk melaksanakan Salat Ied, ibadah salat sunah yang dilakukan setiap Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Sangat dianjurkan bagi seluruh umat Muslim untuk melaksanakan Salat Ied karena hukumnya sunah muakkad.

Ustadz Asroni Al-Paroya mengatakan, beberapa ulama mempunyai perbedaan pendapat mengenai hukum Salat Idul Adha. Ia menjelaskan, merujuk pendapat Hasan Ali Al-Bagdadi dalam kitab Al-Iqna' fil Fiqh As-Syafi'i, jika berhalangan hadir untuk melaksanakan salat Idul Adha secara berjamaah maka boleh melakukannya dengan sendiri.

Baca Juga:  Tata Cara dan Teknis Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Rumah

وَيُصلي العيدان فِي الْحَضَر وَالسّفر جمَاعَة وفرادى

Artinya : "Dan hendaklah melaksanakan shalat dua hari raya dalam keadaan hadir maupun bepergian, baik dengan berjamaah maupun sendiri-sendiri."

Namun Ustadz Asroni mengingatkan, berhalangan yang dimaksud bukan karena disengaja.

"Ya, tapi ketinggalannya bukan karena disengaja ya. Dan perlu kita ingat juga Salat Idul adha itu hukumnya sunah muakkad atau sunah yang sangat dianjurkan." tegasnya kembali.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Syarat dan rukun Salat Idul Adha, termasuk pula Idul Fitri mirip dengan salat lain, demikian pula dengan hal-hal yang membatalkan dan pekerjaan atau ucapan yang disunahkan. Lantas bagaimana tata cara salat Idul Adha?

1. Membaca niat yang jika dilafalkan akan berbunyi, "Ushalli rak‘ataini sunnata-li ‘idil adl-ha (ma’muman/imaman) lillahi ta‘ala."

2. Membaca takbiratul ihram sebagaimana shalat biasa. Setelah membaca doa iftitah, takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama. Di antara takbir-takbir itu dianjurkan membaca tasbih : "Subhanallahi wal khamdulillahi walaa illaha illalahu allahu akbar"

3. Membaca Surat al-Fatihah. Setelah melaksanakan rukun ini, dianjurkan membaca Surat al-A'la. Berlanjut ke ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

4. Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan, “Allahu Akbar,” seperti sebelumnya.

Di antara takbir-takbir tersebut, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua. Usai membaca Surat al-Fatihah, pada rakaat kedua ini dianjurkan membaca Surat al-Ghasyiyah. Berlanjut ke ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

5. Setelah salam, jamaah tak disarankan buru-buru pulang, melainkan mendengarkan khutbah Idul Adha terlebih dahulu hingga rampung. Kecuali bila Salat Ied ditunaikan tidak secara berjamaah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya