Tiba di Arafah, Jamaah Haji Siap Laksanakan Puncak Ibadah Wukuf

Hantoro, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 614 2442834 tiba-di-arafah-jamaah-haji-siap-laksanakan-puncak-ibadah-wukuf-XVtHWGRM5l.jpeg Jamaah haji bersiap melaksanakan puncak ibadah wukuf di Arafah. (Foto: SPA/Arabnews)

JAMAAH haji dilaporkan sudah berdatangan di Padang Arafah, Makkah. Mereka bersiap melaksanakan ibadah puncak haji berupa wukuf di Arafah yang ditunaikan setiap tanggal 9 Dzulhijjah. Jamaah haji juga akan menyimak khotbah Arafah.

Dikutip dari Arabnews, Senin (19/7/2021), di masjid Namirah, Arafah, jamaah haji bakal melakukan Shalat Dhuhur dan Ashar yang digabungkan dan dipersingkat rakaatnya. Dilanjutkan menghadiri khotbah wukuf Arafah.

Baca juga: Doa Hari Arafah Paling Mustajab Mulai Siang Ini hingga Magrib 

Ini mengikuti jejak Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yang menyampaikan khotbah terakhirnya pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat 10 tahun setelah hijrah dari Makkah ke Madinah.

Khotbah haji tahun lalu berfokus pada solidaritas sosial dan tindakan pencegahan kesehatan untuk melindungi kehidupan dari wabah penyakit virus corona atau covid-19.

Jamaah haji wukuf di Arafah. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

Setelah matahari terbenam, jamaah haji akan bermalam di Muzdalifah. Setibanya di tempat suci, mereka akan melakukan Sholat Maghrib, dilanjutkan Sholat Isya yang dipersingkat.

Sebelumnya di Mina, tidak ada ibadah besar selama Hari Tarwiyah atau hari pendinginan, sehingga para jamaah melalalui waktu dengan berdoa dan berefleksi diri hingga matahari terbit pada hari Senin ini.

Baca juga: Doa Menyembelih Hewan Kurban, Perhatikan dan Hafalkan 

Mina yang berjarak 7 kilometer timur laut Masjidil Haram di Makkah adalah situs "Kota Tenda" terbesar di dunia. Mina dapat menampung sekira 2,5 juta jamaah haji. Arab Saudi sendiri sedang berupaya meningkatkan jumlah jamaah haji yang bisa ditampung di Mina, Muzdalifah, dan Arafah; di bawah rencana reformasi Visi 2030.

Pemberian nama Tarwiyah karena pada hari itu jamaah haji awal dahulu diperintahkan minum banyak air dan mengisi wadah kulitnya sebagai persiapan untuk pindah ke Arafah dan kembali ke Mina. Pasalnya di sana air langka, dan Mina adalah tempat yang paling dekat dengan area Masjidil Haram, tempat air zamzam tersedia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Para jamaah haji awal dahulu itu juga akan memastikan hewan mereka diberi makan dengan benar dan telah mengonsumsi cukup air untuk membantu melakukan perjalanan ke tempat tujuannya.

Jamaah haji telah mengikuti kebiasaan yang sama sejak Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam melakukan satu-satunya haji pada tahun 632M, beberapa bulan sebelum wafat pada usia 62 tahun.

Baca juga: Menag Ajak Masyarakat Meriahkan Malam Idul Adha dengan Takbir Akbar Virtual 

Sheikh Abdul Aziz bin Abdullah Al-Sheikh, mufti besar Arab Saudi, telah mendesak semua jamaah haji untuk mengabdikan waktu di Tanah Suci dengan beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Ia juga mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah persebaran virus corona (covid-19).

Dia menambahkan, pemerintah dan entitas swasta melakukan semua yang bisa dikerjakan selama musim haji tahun ini. Tujuannya untuk membantu jamaah menjalankan ibadah haji dengan aman dan nyaman.

"Upaya tersebut juga untuk memastikan keselamatan jamaah haji saat melakukan ibadah haji sesuai tindakan pencegahan yang disetujui oleh otoritas terkait, dan ditujukan untuk keselamatan jamaah serta penyelenggara," kata Sheikh Abdul Aziz kepada Saudi News Agency.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya