Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Menurut Islam

Hantoro, Jurnalis · Senin 06 September 2021 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 330 2466920 arti-mimpi-bertemu-orang-yang-sudah-meninggal-menurut-islam-hF1PGraK6l.jpg Ilustrasi arti mimpi bertemu orang yang sudah meninggal menurut Islam. (Foto: Yanalya/Freepik)

ARTI mimpi bertemu orang yang sudah meninggal menurut Islam ternyata cukup banyak dicari. Mereka ingin mengetahui adakah makna di balik kejadian ini.

Ustadz Ammi Nur Baits ST BA menjelaskan terkait hal tersebut. Diungkapkan bahwa terdapat banyak keterangan dari ulama yang menyatakan ruh orang yang telah meninggal bisa berjumpa dengan ruh orang yang masih hidup dalam mimpi.

Baca juga: Surat Al Insyiqaq untuk Ibu Hamil, Benarkah Ada Tuntunannya? 

Berikut beberapa keterangan mereka, seperti dikutip dari laman Konsultasisyariah, Senin (6/9/2021). Tafsir firman Allah Subhanahu wa ta'ala di dalam Surah Az-Zumar Ayat 42. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: "Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) ruh (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah ruh (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan ruh yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir." (QS Az Zumar: 42)

Baca juga: Keutamaan Surah Al Mutaffifin Ayat 1-3, Pentingnya Adab Berdagang 

Ada dua pendapat ahli tafsir tentang ayat ini. Salah satunya, bahwa ruh orang yang ditahan adalah ruh orang yang sudah meninggal, sehingga dia tidak bisa kembali ke jasadnya di dunia. Sedangkan ruh orang yang dilepas adalah ruh orang yang tidur. (Ar-Ruh, Ibnul Qoyim, halaman 31)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Diriwayatkan dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau menjelaskan tafsir ayat tersebut:

إِنَّ أَرْوَاحَ الْأَحْيَاءِ وَالْأَمْوَاتِ تَلْتَقِي فِي الْمَنَامِ فَتَتَعَارَفُ مَا شَاءَ اللَّهُ مِنْهَا، فَإِذَا أَرَادَ جَمِيعُهَا الرُّجُوعَ إِلَى الْأَجْسَادِ أَمْسَكَ اللَّهُ أَرْوَاحَ الْأَمْوَاتِ عِنْدَهُ، وَأَرْسَلَ أَرْوَاحَ الْأَحْيَاءِ إِلَى أَجْسَادِهَا

Artinya: "Sesungguhnya ruh orang yang hidup dan ruh orang mati bertemu dalam mimpi. Mereka saling mengenal sesuai yang Allah kehendaki. Ketika masing-masing hendak kembali ke jasadnya, Allah menahan ruh orang yang sudah mati di sisi-Nya, dan Allah melepaskan ruh orang yang masih hidup ke jasadnya." (Tafsir At-Thabari 21/298, Al-Qurthubi 15/260, An-Nasafi 4/56, Zadul Masir Ibnul Jauzi 4/20, dan beberapa tafsir lainnya)

Baca juga: Keutamaan Surat Al Infitar Ayat 6, Lengkap Terjemahan dan Artinya 

Kasus semacam ini juga terjadi pada beberapa ulama. Kisah-kisah mereka banyak disebutkan Ibnul Qoyim dalam bukunya Ar-Ruh (hlmaman 30–48). Salah satunya adalah kisah sahabat tsabit bin Qois.

"Ini semua menunjukkan bahwa ruh orang yang hidup bisa bertemu dengan ruh oranng yang telah meninggal dalam mimpi,"

Wallahu a’lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya