10 Masjid Terapung Paling Terkenal di Dunia, Arsitekturnya Sangat Indah

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 20 September 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 615 2473914 10-masjid-terapung-paling-terkenal-di-dunia-arsitekturnya-sangat-indah-qRNr69v2Fq.jpeg Masjid Kota Kinabalu salah satu masjid terapung paling terkenal di dunia. (Foto: About Islam)

MASJID merupakan tempat ibadah yang sangat penting bagi umat Islam. Di seluruh dunia, kaum Muslimin berdoa di masjid-masjid yang merupakan mahakarya nyata arsitektur. Bahkan, beberapa masjid di dunia ada yang dibuat mengapung di atas air atau lebih dikenal masjid terapung.

Desain masjid terapung itu dibuat seindah mungkin sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Nah, berikut ini 10 masjid terapung yang terkenal di dunia, sebagaimana dikutip dari laman About Islam, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Obama Takjub dengan Masjid Sultan Ahmet: Menghubungkan Masa Lalu hingga Masa Depan 

1. Masjid Selat Melaka, Malaysia

Masjid Selat Melaka dikenal sebagai Masjid Terapung Malaka karena dibangun di atas panggung di atas laut. Masjid ini dibuka secara resmi oleh Raja Malaysia pada 24 November 2006.

Masjid Selat Melaka dibangun dengan desain dan pengerjaan Islam modern. Sementara kubah utamanya berpenampilan Timur Tengah. Lalu ada empat menara sudut atasnya dengan garis atap khas Malaysia.

Fasad masjid dihiasi dengan jendela kaca patri dengan motif Islami. Menara Masjid Selat Melaka juga memiliki desain yang mencolok dan tidak biasa.

Masjid Selat Melaka Malaysia. (Foto: About Islam)

2. Masjid Hassan II, Maroko

Masjid Hassan II merupakan nama masjid yang terletak di Casablanca, Maroko. Masjid ini mulai dibangun tahun 1980, didesain oleh arsitek berkebangsaan Prancis Michel Pinseau dan dibangun oleh Bouygues.

Masjid ini disebut-sebut sebagai yang terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram di Kota Mekkah. Masjid ini memiliki minaret yang paling tinggi di dunia dengan ketinggian 210 meter (689 kaki) dan memiliki kapasitas 25.000 orang dan ditambah lagi dengan pelataran yang mampu menampung 80 ribu jamaah.

3. Masjid Kota Kinabalu, Malaysia

Masjid Bandaraya (Kota Kinabalu) adalah masjid utama kedua di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 6 hektare di Jalan Pasir di tepi Teluk Likas, di Laut China Selatan.

Masjid ini memiliki ATM, tiga madrasah, dan klinik perawatan paliatif. Masjid ini menjadi tujuan wisata umum dan juga incaran para fotografer. Masjid boleh dikunjungi oleh non-Muslim, kecuali saat sholat.

Baca juga: Menyesal Pernah Ikut Hancurkan Masjid, Pria Ini Masuk Islam dan Bangun 100 Masjid 

Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin Brunei. (Foto: About Islam)

4. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Brunei

Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin adalah masjid Kerajaan Kesultanan Brunei yang terletak di Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei Darussalam. Masjid ini adalah salah satu masjid paling mengagumkan di Asia Pasifik, serta menjadi markah tanah dan daya tarik wisata utama di Brunei.

5. Masjid Terapung Tanjung Bungah, Malaysia

Namanya "Masjid Terapung" tetapi sebenarnya tidak terapung di atas air. Masjid ini kelihatan mengapung di atas pantai disangga oleh pilar-pilar beton di atas laut.

Lokasinya berada di sebuah tanjung (cekungan laut yang menjorok ke dalam), namanya Tanjung Bungah. Bangunan seluas 1.295 meter persegi merupakan renovasi dari bangunan yang sebelumnya rusak terempas tsunami besar pada 2004.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

6. Masjid Kristal, Malaysia

Masjid Kristal adalah sebuah masjid yang terletak dalam kawasan Taman Tamadun Islam di Pulau Wan Man, Terengganu. Dinamakan masjid Kristal karena sebagian besar bangunan masjid ini terbuat dari kaca dan baja.

Masjid ini memiliki luas 2.146 meter persegi dan berkapasitas 700 jamaah. Selain itu, masjid ini juga dilengkapi dengan sarana teknologi dan jaringan WiFi sebagai akses internet guna membaca Alquran elektronik.

Masjid Kristal Malaysia. (Foto: About Islam)

Baca juga: Ustadz Hanan Attaki Ungkap Cara Bisa Bangun Rumah di Surga, Mudah dan Murah 

7. Masjid Putra, Malaysia

Masjid Putra merupakan masjid utama di Putrajaya, Malaysia. Masjid yang dibangun tahun 1997–1999 ini bersebelahan dengan Perdana Putra, kantor Perdana Menteri Malaysia, dan Danau Putrajaya.

Masjid Putra memiliki halaman terbuka dengan menara setinggi 116 meter dan dihiasi kolam-kolam air serta pepohonan. Di halaman terbuka mampu menampung 5.000 jamaah. Masjid Putra Malaysia memiliki ruang serbaguna, ruang pendidikan, dan pameran.

8. Masjid Tengku Tengah Zaharah, Malaysia

Masjid Tengku Tengah Zaharah atau Masjid Terapung adalah masjid terapung pertama di Malaysia. Masjid ini terletak di Laguna Kuala Ibai dekat muara Sungai Kuala Ibai, 4 km dari Kota Kuala Terengganu.

Masjid ini resmi dibuka pada Juli 1995 oleh almarhum Sultan Mahmud al Muktafi Billah Shah, mendiang Sultan Terengganu. Masjid ini menggabungkan arsitektur modern dan Moor; menggabungkan penggunaan marmer, keramik, karya mosaik dan paving bomanite.

9. Masjid Al Salam Puchong Perdana, Malaysia

Masjid ini adalah bangunan terapung yang terkenal di Malaysia. Pembangunan masjid di tepi danau merupakan hal yang cukup umum di Malaysia. Masjid As-Salam berdiri kukuh di tepi danau buatan di kawasan perkampungan Puchong Perdana di Selangor.

Baru-baru ini, masjid Al Salam Puchong Perdana diakui sebagai salah satu masjid paling menonjol yang dibangun oleh Pemerintah Malaysia. Selain aula utama dan galeri sholat wanita, terdapat ruang kantor, losmen, ruang pertemuan, ruang kelas, perpustakaan, aula serbaguna, kamar mayat, ruang penyimpanan, pantri, toilet, dan fasilitas wudu.

Masjid Al Salam Puchong Perdana Malaysia. (Foto: About Islam)

Baca juga: Abu Bakar Ash-Shiddiq, Khalifah Pertama yang Selalu Membenarkan Perkataan Nabi 

10. Masjid Ar-Rahma, Arab Saudi

Masjid Ar-Rahmah sebelumnya selalu disebut dengan nama Fatimah, tapi karena banyak pengunjung yang menyebutnya dengan nama Masjid Fatimah Az Zahra, nama dari putri Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Maka, Pemerintah Arab Saudi mengubah nama masjid menjadi Ar-Rahmah untuk menghindari kesalahpahaman.

Masjid terapung tersebut bernuansa putih dengan kubah berwarna biru seperti warna air laut yang ada di sekelilingnya. Dengan didampingi hanya satu menara, masjid ini terlihat sederhana namun elegan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya