Kisah KH Ahmad Dahlan Berulang-ulang Ajarkan Tafsir Surat Al Maun, Ini Tujuannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 05:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 614 2474888 kisah-kh-ahmad-dahlan-berulang-ulang-ajarkan-tafsir-surat-al-maun-ini-tujuannya-NOd2pdOnds.jpg KH Ahmad Dahlan. (Foto: Muhammadiyah.or.id)

KIAI Haji Ahmad Dahlan atau Muhammad Darwis adalah seorang Pahlawan Nasional Republik Indonesia yang merupakan pendiri Muhammadiyah. Terdapat banyak dari KH Ahmad Dahlan yang patut menjadi pembelajaran umat Islam Tanah Air, salah satunya ketika mengajarkan tafsir Surat Al Maun.

Suatu ketika dalam pengajian rutin subuh, KH Ahmad Dahlan mengajarkan tafsir Surat Al Maun secara berulang-ulang selama beberapa hari tanpa diganti surah lainnya. Lalu salah seorang santri KH Ahmad Dahlan penasaran. Ia pun memberanikan diri bertanya kepada Sang Guru.

Baca juga: KH Ahmad Dahlan Ulama Pejuang Pelopor Pendidikan Modern di Indonesia 

"Mengapa materi pengajian tidak ditambah-tambah dan hanya mengulang-ulang Surat Al Maun saja?" tanya santri bernama Sudjak tersebut, seperti dikutip dari laman Suara Muhammadiyah.

Mendengar pertanyaan itu, KH Ahmad Dahlan kembali bertanya kepada santrinya, "Apakah kalian sudah benar-benar mengerti akan maksud Surat Al Maun?"

Ilustrasi belajar tafsir Surat Al Maun. (Foto: Salman Mardira/Okezone)

Para santri serentak menjawab bahwa mereka tidak sekadar paham, bahkan sudah hafal.

Kemudian KH Ahmad Dahlan bertanya kepada mereka, apakah arti ayat-ayat yang sudah dihafal tersebut sudah diamalkan?

Para santri menjawab dengan balik bertanya, "Apa yang harus diamalkan? Bukankah Surat Al Maun sering dibaca ketika sholat?"

Baca juga: Menilik Semangat Kiai Ahmad Dahlan sebagai Teladan 

KH Ahmad Dahlan menjelaskan kepada santrinya bahwa bukan itu yang dimaksud dengan mengamalkan, tapi apa yang sudah dipahami dari ayat ini untuk bisa dipraktikkan dan dikerjakan dalam wujud nyata.

Oleh karena itu, KH Ahmad Dahlan masih mengulang Surat Al Maun sampai santri-santrinya melakukan aksi nyata terhadap ayat ini.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

KH Ahmad Dahlan pun memerintahkan kepada santrinya untuk mencari orang-orang miskin yang ada di sekitar tempat tinggal mereka. Apabila sudah bertemu dengan orang miskin dan anak yatim, mereka harus membawa pulang ke rumahnya masing-masing dirawat dengan baik, termasuk diberi sikat gigi yang baik, pakaian yang baik, beri makanan yang baik, minuman yang baik, dan tempat tidur yang baik.

Baca juga: Kisah KH Ahmad Dahlan Meluruskan Arah Kiblat Masjid Gedhe Kauman 

Dalam pengajian itu, KH Ahmad Dahlan menugaskan para santrinya untuk melaksanakan yang telah ia jelaskan. Dalam setiap ceramah dan pengajiannya, KH Ahmad Dahlan terus-menerus menyerukan agar setiap orang yang mampu bersedia memenuhi hak-hak dan berlaku adil kepada orang-orang miskin dan fakir miskin, anak yatim, orang telantar dan orang menderita.

Gerakan penyeruan pemenuhan hak-hak fakir miskin dan orang-orang terlantar tersebut kemudian melahirkan gerakan mengelola zakat dan zakat fitrah untuk dibagikan kepada kaum fakir miskin, orang telantar di jalanan karena berbagai sebab. Dari sini pula lahir rumah miskin, panti asuhan yatim-piatu, rumah orang telantar, dan rumah sakit.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Mengetahui Pesan KH Ahmad Dahlan Menjelang Akhir Hayat 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya