Hujan Deras dan Ada Kilat, Baca Doa Ini agar Selalu dalam Lindungan Allah Ta'ala

Hantoro, Jurnalis · Rabu 29 September 2021 06:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 618 2478358 hujan-deras-dan-ada-kilat-baca-doa-ini-agar-selalu-dalam-lindungan-allah-ta-ala-E7HllJbELW.jpg Ilustrasi doa ketika turun hujan dan ada kilat. (Foto: Okezone)

SAAT ini di sejumlah wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Ada amal salih yang bisa dilakukan kaum Muslimin ketika turunnya hujan, yakni memanjatkan doa, sebagaimana diajarkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Saat turunnya hujan merupakan salah satu waktu dikabulkannya doa. Dikutip dari laman Muslim.or.id, Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, "Dianjurkan untuk berdoa ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ

"Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan: Bertemunya dua pasukan, menjelang sholat dilaksanakan, dan saat hujan turun."

Baca juga: Manfaat Membaca Surat Al-Balad, Insya Allah Sanggup Menghadapi Cobaan Hidup 

Jadi hendaknya seorang Muslim dalam rangka bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala memanjatkan doa berikut ini ketika hujan:

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

"Allahumma shoyyiban naafi’aa (Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat)."

Doa tersebut yang diucapkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan. Berdasarkan hadis dari Ummul Mukminin, Aisyah Radhiyallahu anha:

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ « اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً »

Artinya: "Nabi Shallallahu alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, Beliau mengucapkan: Allahumma shoyyiban naafi’aa (Ya Allah turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat)." (HR Bukhari Nomor 1032, Ahmad Nomor 24190, dan An Nasai Nomor 1523)

Baca juga: 8 Aktivitas Ramah Muslim di Chinatown Singapura, Bisa Ziarah Masjid Lho 

Ibnu Baththol mengatakan hadis tersebut berisi anjuran berdoa ketika hujan turun agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, juga makin banyak memberikan kemanfaatan.

Sementara Al Khottobi mengatakan air hujan yang mengalir adalah suatu karunia. (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5/18, Asy Syamilah)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Doa ketika Hujan Lebat

Sementara ketika terjadi hujan lebat, ada doa tersendiri. Berdasarkan sebuah riwayat, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun sangat lebat, Rasulullah memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar cuaca kembali menjadi cerah.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam memanjatkan doa:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

"Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan)." (HR. Bukhari Nomor 1014)

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Umar Khayyam sang Ahli Matematika dan Astronomi 

Doa Mendengar Kilat

Kemudian ketika mendengar kilat atau petir, kaum Muslimin hendaknya membaca doa lain. Sebagaimana Abdullah bin Az-Zubair saat mendengar petir, menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi

"Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya." (Al Muwaththa’ 2/992. Al Albani berkata hadis ini mauquf yang sahih sanadnya. Sumber: Kitab Hisnul Muslim Said bin Ali Al Qathanis)

Baca juga: 5 Manfaat Surat Ad Dhuha untuk Kehidupan di Dunia 

Doa yang lain, berdasarkan riwayat Ikrimah mengatakan bahwasanya Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma ketika mendengar petir, beliau mengucapkan:

سُبْحَانَالَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

Subhanalladzi sabbahat lahu

"Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya."

Baca juga: Keutamaan Surat Ad Dukhan, Kabut Asap Tanda Datangnya Hari Kiamat 

Lalu Beliau mengatakan:

قال إن الرعد ملك ينعق بالغيث كما ينعق الراعي بغنمه

"Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya." (Adabul Mufrod Nomor 722, dihasankan oleh Syekh Al Albani)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Tata Cara Memandikan Jenazah Sesuai Sunah Rasulullah 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya