Benarkah Laut Bergerak Dinamis? Ini Penjelasan Alquran dan Sains

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 08:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 614 2482512 benarkah-laut-bergerak-dinamis-ini-penjelasan-alquran-dan-sains-J58N9owOvj.jpg Ilustrasi Alquran dan sains mengungkap laut bergerak dinamis. (Foto: Sean O/Unsplash)

ALQURAN dan sains mengungkap fenomena yang terjadi di laut. Disebutkan bahwa berdasarkan kajian ilmiah, laut mempunyai sifat fisika dan kimia yang tidak homogen. Ketidakhomogenan inilah yang menyebabkan laut bergerak dinamis.

Proses yang memicu pergerakan laut adalah angin serta gradien densitas dalam arah horizontal. Kemudian melibatkan rotasi bumi atau gaya coridis, topografi dasar laut, dan hubungan satu sama lain antarlaut.

Baca juga: Ini Bukti Alquran dan Sains Sudah Sejak Lama Ungkap Lautan Prasarana Transportasi Manusia 

Dikutip dari buku 'Tafsir Ilmi: Penciptaan Bumi dalam Perspektif Alquran dan Sains' yang disusun Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dijelaskan mengenai samudera.

Distribusi rapat massa yang tergantung pada tingkat keragaman, temperatur dan tekanan air laut mempunyai peran penting. Aliran arus permukaan yang hangat dari kawasan tropis mengalir melintasi Khatulistiwa menuju lautan Atlantik Utara dan Laut Norwegia untuk kemudian mengalami pendinginan.

Baca juga: Mengapa Bintang Mengeluarkan Cahaya? Ini Penjelasan Alquran dan Sains 

Akibat pendinginan ini, terjadi peningkatan rapat massa, dan laut bergerak ke bawah membentuk North Atlantic Deep Water (NADW), sebagai aliran arus bawah dan bergerak menuju Laut Atlantik Selatan, Laut Hindia, dan menuju Laut Pasifik serta bergerak ke permukaan di daerah-daerah terjadinya Upwelg.

Di beberapa tempat di dunia, terjadi pertemuan antara laut dengan tingkat kegaraman yang tinggi dan pendinginan yang kuat. Keadaan ini menyebabkan air laut menyusup ke bawah hingga terjadi arus laut dan menjadi penggerak sirkulasi laut dalam atau yang biasa disebut dengan deep ocean circulation.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Seorang ahli kelautan bernama Djamil mengatakan bahwa di bawah Garis Khatulistiwa di Laut Pasifik, Atlantik, dan Laut Hindia terdapat arus yang bergerak melawan arus permukaannya. Air laut yang bergerak dalam aliran arus yang dinamakan Cromwell, bergerak ke timur, menentang aliran arus ke barat, dan antara keduanya terdapat batas.

Batas antara dua aliran arus laut ini tidak hanya sebatas wilayah yang disebutkan sebelumnya, tetapi juga ditemui di Selat Gibraltar maupun di sebelah timur Jepang. Batas dua laut ini karena perbedaan sifat fisis laut yakni adanya perbedaan salinitas, densitas (rapat massa), tekanan, suhu, serta sifat-sifat fisik maupun kimia lainnya.

Baca juga: Alquran Jauh Lebih Dulu dari Sains Ungkap Lapisan Atmosfer, Ini Buktinya 

"Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Quran Surah Ar-Rahman Ayat 19–23)

Dalam ayat Alquran, Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman mengenai fenomena alam tersebut. Alquran yang diturunkan sekira 14 abad lalu telah menerangkan jauh sebelum manusia menemukan teknologi modern untuk meneliti fakta sains ini.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Sains Buktikan Terapi Dengar Ayat-Ayat Suci Alquran Beri Efek Positif 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya