Umrah Dibuka, Pemerintah Matangkan Skema Akses Data Jamaah via PeduliLindungi

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 614 2485464 umrah-dibuka-pemerintah-matangkan-skema-akses-data-jamaah-via-pedulilindungi-lE99W5Uzs1.jpeg Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. (Foto: MNC Portal)

KERAJAAN Arab Saudi telah memberi izin pelaksanaan ibadah umrah untuk jamaah Indonesia. Persiapan pun langsung dilakukan oleh pihak-pihak di Tanah Air demi kelancaran ibadah ke Tanah Suci tersebut. Salah satunya terkait akses data jamaah umrah Indonesia.

Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan menggelar pertemuan membahas skema akses data jamaah umrah pada aplikasi PeduliLindungi. Ini supaya dapat dibaca oleh otoritas Kerajaan Arab Saudi saat penyelenggaraan ibadah umrah nanti.

Baca juga: Umrah Diizinkan, AMPHURI Harap Jamaah Tak Perlu Karantina dan Vaksin Ulang 

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin mengatakan, rapat bersama ini digelar sebagai lanjutan dari pertemuan pertama beberapa hari lalu guna memastikan kesiapan penyelenggaraan jika akses jamaah Indonesia untuk beribadah umrah sudah dibuka oleh Arab Saudi.

Jamaah umrah di Tanah Suci. (Foto: Reuters)

Kesiapan itu utamanya pada aspek akses data dan penggunaan aplikasi. Sebab, teknis penyelenggaraan umrah di masa pandemi banyak memanfaatkan layanan sistem informasi.

Baca juga: Indonesia Dapat Izin Umrah, AMPHURI: Jamaah yang Sudah Antre Diberangkatkan Lebih Dulu 

"Alhamdulillah, hari ini kita sampai pada kesepakatan, Kemenkes setuju untuk membuka data pada aplikasi PeduliLindungi dalam rangka mendukung penyelenggaraan ibadah umrah," terang Nur Arifin di Jakarta, Selasa 12 Oktober 2021.

"Kemenkes akan menyediakan fasilitas website tertentu bagi publik untuk dapat mengakses data sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi saat QR Code dilakukan scanning," imbuhnya, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag RI.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Menurut dia, teknis pembukaan akses data ini akan ditindaklanjuti bersama antara Kemenkes dengan Kemenag. Ada dua alternatif skema yang muncul. Pertama, QR Code dicetak manual dan dibawa masing-masing jemaah. Kedua, QR code dimasukkan dalam aplikasi Siskopatuh dan akan dicetak pada kartu identitas jemaah umrah.

Kedua alternatif dilakukan untuk memudahkan pembacaan data saat di-scan oleh otoritas Arab Saudi saat kedatangan di bandara Arab Saudi.

Baca juga: Ustadz Khalid Basalamah Ungkap 2 Waktu Mustajab Baca Ayat Kursi, Surga Balasannya 

"Dua skema ini akan kita matangkan untuk bisa memberikan layanan terbaik kepada jamaah dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi ini," tuturnya.

"Dalam rapat juga diinformasikan bahwa saat ini Kemenkes RI sedang berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait integrasi data PeduliLindungi dengan aplikasi Tawakalna," tandasnya.

Baca juga: Kisah Mualaf Perempuan Cantik Asal Finlandia, Bermula Ateis hingga Bertemu Pria Muslim 

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya