Mengenal Budaya Bangsa Arab Gemar Makan Kurma hingga Roti, Ternyata Ini Alasannya

Hasyim Ashari, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 614 2500219 mengenal-budaya-bangsa-arab-gemar-makan-kurma-hingga-roti-ternyata-ini-alasannya-XhQV9COjpK.jpg Ilustrasi mengenal budaya makan bangsa Arab. (Foto: Freepik)

KAUM Muslimin perlu mengetahui budaya orang Arab, tempat awal mula disyiarkannya ajaran agama Islami. Salah satunya tentang budaya makan bangsa Arab.

Orang-orang Arab Saudi saat ini masih mempertahankan tradisi lama dari nenek moyang mereka, termasuk dalam makanan. Makanan tradisional di Arab adalah kurma, fatir atau roti pipih, arikah atau roti khas dari wilayah barat daya, serta hawayij atau bumbu rempah yang khas.

Baca juga: Indonesia Dinilai Cocok Jadi Model Artikulasi Islam Dunia, Ini Alasannya 

Dikutip dari laman Saudigazette, Kamis (11/11/2021), sampai saat ini makanan-makanan tersebut masih dikonsumsi oleh masyarakat Arab Saudi. Meskipun, mereka telah hidup menetap di kota dan tidak lagi nomaden atau berpindah-pindah.

Makanan yang ada di Arab Saudi juga sangat dipengaruhi hukum Islam. Makanan dengan kandungan babi atau alkohol tidak akan ditemukan di negara ini. Kendati demikian, Arab Saudi tidak terlepas dari bayang-bayang penyakit yang mengancam kesehatan, di antaranya diabetes dan obesitas atau kelebihan berat badan.

Baca juga: 3 Amalan Setelah Sholat Subuh, Ada yang Berpahala seperti Haji dan Umrah 

Arab Saudi merupakan salah satu negara di mana tingginya penderita diabetes memiliki pengaruh yang signifikan. Menurut Federasi Diabetes Internasional, lebih dari 4 juta orang dewasa Saudi menderita diabetes. Ini merupakan sekira 18,3 persen dari populasi orang dewasa, dengan mayoritas terkena diabetes tipe 2.

Beberapa penyelidikan terhadap aspek keturunan dan pola hidup telah dilakukan untuk menilai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan prevalensi diabetes yang diperkirakan akan tumbuh di antara penduduk Arab Saudi.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tingginya jumlah penderita diabetes dan kolesterol di Arab Saudi membuat kebugaran dan kesehatan menjadi makin penting. Tidak mengherankan apabila masyarakat di Arab mulai menerapkan pola hidup sehat sebagai prioritas.

Baca juga: Kisah Mukjizat Nabi Hud dan Diturunkannya Azab Badai Hitam kepada Kaum 'Ad 

Menurut survei kesehatan global Nielsen, 2/3 responden di Arab Saudi atau sekira 66 persen masyarakat mengatakan bahwa aktif memilih makanan untuk membantu mencegah kondisi gangguan kesehatan seperti obesitas, diabetes, kolesterol tinggi, dan hipertensi. Diet yang membatasi jumlah lemak sekira 41 persen, mengurangi gula sekira 25 persen.

Selain itu, masyarakat Arab Saudi juga makin sadar akan kesehatan dan memilih untuk melakukan diet khusus yaitu dengan mengonsumsi makanan organik, rendah lemak, rendah gula, rendah karbohidrat, atau menghilangkan bahan berdasarkan kepekaan makanan, alergi atau keyakinan pribadi.

Baca juga: Kisah Zahid, Pemuda Buruk Rupa yang Jenazahnya Diperebutkan Bidadari-Bidadari Surga 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya