Tokoh Muslim: Nasirudin Al Tusi Astronom Serbabisa yang Dikagumi Dunia

Biladi Muhammad Wiragana, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 614 2500813 tokoh-muslim-nasirudin-al-tusi-astronom-serbabisa-yang-dikagumi-dunia-DNfCOvX4xW.jpg Tokoh Muslim dunia Nasirudin Al Tusi ahli astronomi. (Foto: Thefamouspeople)

TOKOH Muslim kali ini membahas Nasirudin Al Tusi. Ia merupakan ilmuwan serbabisa di eranya. Al Tusi lahir pada abad ke-13 di Kota Tus, Persia, saat dunia Islam sedang dilanda masa sulit, sementara peradaban Eropa mulai menanjak serta invasi bangsa Mongol yang sangat kejam.

Nasidurin Al Tusi mahir dalam bidang astronomi, matematika, filsafat, agama, biologi, dan masih banyak lagi. Tidak heran dirinya disebut ilmuwan serbabisa karena banyaknya bidang yang dikuasai. Namun sayang, invasi bangsa Mongol membuat kecemasan bagi para ilmuwan mengembangkan pengetahuannya, termasuk Nasirudin Al Tusi.

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Ibnu Nafis sang Bapak Peredaran Darah 

Pada tahun 1220 Masehi, kota kelahiran Al Tusi diinvasi bangsa Mongol dan dihancurkan. Di tengah keadaan yang sulit tersebut, penguasa Islamiyah mengajak para ilmuwan, termasuk Al Tusi, untuk ikut bergabung sebagai penjabat Istana Islamiyah. Kesempatan itu tidak ditolak oleh dirinya.

Tokoh Muslim dunia Nasirudin Al Tusi ahli astronomi. (Foto: umsu.ac.id)

Selama mengabdi di istana, Al Tusi memaksimalkan waktunya dengan menulis tentang ilmu astronomi, matematika, filsafat, dan logika. Karya pertamanya berjudul 'Akhlaq-i Naisir' yang ditulis pada tahun 1232M. Demikian dikutip dari Wikipedia.

Baca juga: 5 Fakta Fatmawati Istri Soekarno, Pahlawan yang Sederhana hingga Pintar Mengaji 

Pada pertengahan abad ke-13, bangsa Mongol menginvasi serta meluluhlantahkan istana, namun sang pemimpin Hulagu Khan (cucu Chinggis Khan) sangat tertarik pada ilmu pengetahuan, khususnya ilmuwan Nasirudin Al Tusi. Dia pun diperlakukan dengan hormat sebagai penasihat ilmiah bangsa Mongol.

Meskipun menjadi orang penting di bangsa Mongol, Al Tusi tidak dapat melakukan apa-apa terhadap invasi yang dilakukan bangsa Mongol kepada kerajaan-kerajaan Islam. Hulagu Khan sangat tertarik saat rencana Nasirudin Al Tusi yang ingin membangun observatorium di Maragha di wilayah Azerbaijan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Jejak bangunan observatorium tersebut masih dapat dijumpai hingga saat ini, observatorium Maragha yang beroprasi sejak tahun 1262M itu melibatkan banyak ilmuwan, termasuk dari Persia dan China sehingga menghasilkan observatorium yang sangat canggih di zamannya.

Teknologi canggih pada zaman itu pun menghasilkan penemuan yang berharga, salah satunya 'Kuadran Azimuth' yang ditemukan oleh Nasirudin Al Tusi. Dia juga berhasil membuat tabel pergerakan planet yang akurat, penemuan ini sangat penting bagi perkembangan astronomi di jaman modern.

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Abu Wafa sang Ahli Matematika Penemu Rumus Trigonometri 

Kontribusi lainnya yaitu adalah buku 'Zij-Ilkhani' yang ditulis dalam bahasa Persia lalu diterjemahkan dalam bahasa Arab. Buku tersebut disusunnya selama 12 tahun semasa memimpin observatorium Maragha.

Selain itu, observatorium ini juga menjadi perpustakaan dengan banyak bidang ilmu seperti astronomi, matematika, filsafat, dan lainnya. Nasirudin Al Tusi juga menulis sebuah buku yang berjudul 'At-Tadhira fi’ilm Al-hay’a' yang menggambarkan prinsip mekanika rotasi benda-benda langit.

Baca juga: Tokoh Muslim: Ibnu Batutah sang Penjelajah Terhebat Dunia yang Datangi Indonesia 

Nasirudin Al Tusi wafat pada tahun 1274M di Kota Baghdad pada masa pemerintahan Abaqa yang merupakan pengganti Hulagu yang tetap memberi dukungan sepenuhnya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya