5 Aksi Nekat Upaya Pencurian Jasad Nabi Muhammad, Ada yang Dilakukan Raja Sampai Dua Kali

Ahmad Haidir, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 614 2502385 5-aksi-nekat-upaya-pencurian-jasad-nabi-muhammad-ada-yang-dilakukan-raja-sampai-dua-kali-WzY37AWIgr.jpg Makam Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam di Raudhah, Madinah. (Foto: Shutterstock)

SEBAGAI salah satu utusan terakhir dari Allah Subhanahu wa ta'ala sekaligus pembawa ajaran agama Islam, sosok Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam tentu sangat diagungkan. Makam Nabi pun mendapat perhatian dan penjagaan yang ketat dari tentara Kerajaan Arab Saudi.

Adapun jasad Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dimakamkan di kawasan Raudhah di dalam Masjid Nabawi, Kota Madinah. Sejarah mencatat bahwa terdapat beberapa upaya pencurian jasad Nabi, namun berkat perlindungan Allah Subhanahu wa ta'ala, tindakan jahat tersebut gagal.

Penasaran bagaimana saja aksi nekat upaya pencurian tersebut? Berikut MNC Portal sajikan daftar dan ulasannya, seperti dikutip dari kanal YouTube Tafakkur Fiddin, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Dubai Gelar Pameran Kehidupan 25 Nabi, Disajikan Juga dalam Bahasa Indonesia 

Makam Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam di Raudhah, Masjid Nabawi. (Foto: Amril Amarullah/Okezone)

1. Upaya pencurian oleh Raja Al Hakim Biamrillah

Melalui buku 'Sejarah Masjid Nabawi As Syarif', sejarawan Muhammad Ilyas Abdul Ghani mencatat bahwa upaya pencurian pertama terhadap jasad Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam justru dilakukan oleh seorang raja bernama Al Hakim Biamrillah.

Penguasa Daulah Fatimiyah itu dihasut oleh salah seseorang bernama Zindiq untuk mencuri jasad Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam guna menarik perhatian masyarakat dunia terhadap negerinya.

Rencana pun disusun hingga akhirnya saat malam eksekusi, Allah Subhanahu wa ta'ala mengirim angin besar ke Madinah yang menjadi penghalang dari aksi kejahatan tersebut.

Baca juga: Kisah Mukjizat Nabi Shaleh: Keluarnya Unta dari Dalam Batu dan Azab untuk Kaum Tsamud 

2. Upaya pencurian jilid II oleh Raja Daulah Fatimiyah

Tampaknya Raja Al Hakim Biamrillah tidak main-main dengan rencana jahatnya. Ia sampai dua kali melakukan aksi nekat tersebut.

Belajar dari kegagalan pertama, ia dan tentaranya memutuskan mengubah strategi dalam upaya pencurian kedua yang mereka lakukan. Penguasa Daulah Fatimiyah itu kemudian mengutus tentaranya untuk menggali tanah hingga berhasil menembus masuk ke makam Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Di situlah pertolongan Allah Subhanahu wa ta'ala kembali hadir. Masyarakat Madinah tiba-tiba saja mendengar seruan "Nabi kalian akan diambil jasadnya". Mendapati informasi tersebut, warga berbondong-bondong melakukan penyelidikan dan akhirnya mereka mendapati orang suruhan Raja Al Hakim itu sedang menggali tanah lantas menghukumnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Penggalian makam tengah malam oleh 40 orang

Selain utusan dari Raja Al Hakim Biamrillah, upaya pencurian jasad Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dengan menggali makam juga pernah dilakukan oleh sekelompok berjumlah 40 orang yang melakukan aksinya tengah malam.

Kejadian tersebut diperkirakan berlangsung pada pertengahan abad ke-7 hijriah, namun akhirnya digagalkan pula oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dengan momen terbelahnya bumi menjadi dua. Sekawanan orang berniat jahat itu pun akhirnya terkubur di dalam bumi.

Baca juga: 3 Amalan Nabi Yusuf agar Dicintai Banyak Orang hingga Terhindar dari Fitnah 

4. Kawanan perampok

Selanjutnya ada pula kawanan perampok yang tidak diketahui asalnya yang melancarkan upaya jahat tersebut dengan menggunakan kapal laut menuju Madinah.

Sekelompok perampok itu melakukan aksi sabotase kepada jamaah haji dan secara terang-terangan mengutarakan niatnya yakni ingin mengambil jasad Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Namun upaya tersebut digagalkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala yang mengutus sebuah kapal dari Mesir untuk mengikuti para perampok tersebut hingga akhirnya berhasil menangkap dan memenjarakan mereka.

Baca juga: Kisah Mukjizat Nabi Hud dan Diturunkannya Azab Badai Hitam kepada Kaum 'Ad 

5. Utusan penguasa Eropa yang menyamar jadi jamaah haji

Saat Perang Salib berkecamuk yakni sekira tahun 1164 Masehi, kondisi umat Islam yang sedang melemah lantas berusaha dimanfaatkan oleh penguasa Eropa untuk melancarkan aksi mencuri jasad Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Langkah yang dilakukan adalah dengan mengutus dua orang yang menyamar menjadi jamaah haji dari Andalusia dengan tugas mengintai dan mencari kesempatan lantas mencuri jasad Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Baca juga: Mukjizat Nabi Nuh, Pandai Membuat Kapal Besar Penyelamat Kaum yang Menaati Allah Ta'ala 

Misi keduanya hampir berhasil hingga tiba-tiba seorang Sultan asal Mesir yang salih bermimpi bertemu Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Di dalam mimpi tersebut Nabi meminta tolong kepadanya untuk menyelamatkan dari dua orang utusan Eropa tersebut.

Sultan bernama Nuruddin Mahmud bin Zanki itu lantas berangkat ke Madinah bersama ribuan pasukan untuk kemudian sholat dan berziarah di dekat makam Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Baca juga: Rasulullah Sangat Suka Makan Buah Semangka, Ternyata Ini Alasannya 

Saat itu ia melakukan langkah cerdas yakni membagikan hartanya kepada seluruh jamaah haji yang ada dengan harapan bisa bertemu dua orang utusan tersebut.

Singkat cerita, Sultan Mahmud berhasil menemukan jamaah haji palsu tersebut dan sukses membongkar penyamaran keduanya melalui interogasi. Akhirnya para utusan Eropa itu dihukum mati atas tindakan kejamnya. Kisah tersebut diabadikan oleh sejarawan bernama Ali Hafidz.

Wallahu a'lam bishawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya