Muhammadiyah Gelar Resepsi Milad Ke-109, Bakal Dihadiri Presiden Jokowi

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 17 November 2021 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 614 2503023 muhammadiyah-gelar-resepsi-milad-ke-109-bakal-dihadiri-presiden-jokowi-CVmBd2y7yF.jpg Ilustrasi milad Muhammadiyah akan dihadiri Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) dilaporkan akan menghadiri resepsi milad ke-109 Muhammadiyah pada Kamis 18 November 2021. Acara ini akan diadakan secara luring dan daring. Milad Muhammadiyah kali ini mengusung tema 'Optimis Hadapi Pandemi Covid-19: Menebar Nilai Utama'.

Ketua panitia milad ke-109 Muhammadiyah Muhammad Nurul Yamin mengatakan Presiden Jokowi bakal hadir secara daring dalam acara kali ini.

Baca juga: Hari Pahlawan, Muhammadiyah: Momen Ikhtiar untuk Menyerap Nilai-Nilai Perjuangan 

"Dari pihak Protokol Istana sudah mengonfirmasi insya Allah Presiden akan memberikan sambutan dalam milad kali ini secara daring dari Istana Kepresidenan," jelas Yamin dalam keterangan yang diterima Okezone, Rabu (17/11/2021).

Resepsi milad ke-109 Muhammadiyah. (Foto: Istimewa)

Ia menambahkan, ada berbagai acara yang akan turut memeriahkan resepsi milad kali ini, di antaranya Pidato Milad Ketua Umum PP Muhammadiyah, penganugerahan penghargaan Muhammadiyah 2021, penandatanganan prasasti Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Universitas Siber Muhammadiyah (Sibermu), Muhammadiyah Australia College, dan Gedung Dasron Hamid Research and Innovation Center.

Ada juga pemberian penghargaan bagi pegiat persyarikatan pejuang covid-19 yang telah berjasa di masa pandemi dalam berkontribusi membatu dan meringankan beban masyarakat.

Baca juga: Tokoh Muslim dunia: Abbas bin Firnas, Penemu Teknologi Pesawat Terbang 

Sementara berkaitan dengan tema milad kali ini, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan agar seluruh warga bangsa terutama dalam masa pemulihan covid-19 ini terus menjaga semangat optimisme, kebersamaan, menguatkan nilai-nilai yang memperkuat kebersamaan dan menghindari nilai-nilai yang merusaknya.

"Dalam kaitan dengan covid-19, Muhammadiyah sejak awal konsisten untuk terus berusaha dengan segala kemampuan yang dimiliki, sumber dana, sumber daya dan sistem yang kita gerakkan untuk hadir ikut menjadi bagian yang memberi solusi dan sekaligus juga optimisme dalam menghadapi pandemi yang sangat berat ini," ungkap Haedar.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Selain masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, ia berpesan bahwa masalah seberat apa pun akan lebih mudah diatasi jika bangsa Indonesai bersama dan bersatu.

"Dalam konteks membangun kebersamaan itu kita harus mampu mengeliminasi perbedaan-perbedaan tajam yang membuat kita retak dan pecah. Juga kita harus hindari perilaku-perilaku yang berlebihan, ujaran-ujaran yang berlebihan, yang mereduksi persatuan dan kebersamaan dan terlalu menonjolkan egoisme, kepentingan golongan dan yang bersifat ekslusif. Karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, yang dibangun di atas kegotong-royongan, kebersamaan dan pesatuan," pesannya.

Baca juga: Obati Sakit Parkinson hingga Jantung, Cukup Konsumsi 3 Helai Rempah Ini Menurut Ustadz dr Zaidul Akbar 

Haedar juga mengajak semua pihak mengembangkan nilai-nilai utama dengan semangat taawun dan kebhinekaan.

"Bangsa Indonesia tidak akan pernah maju jika masing-masing berjalan sendiri. Jika setiap pihak menumbuhkan kepentingan sendiri. Maka kita harus mencari titik temu dan menggalang usaha-usaha bersama," katanya.

"Dampak pandemi ini sangat berat pada kesehatan, pada ekonomi bahkan juga dalam kehidupan sosial dan psikologi masyarakat dan bangsa. Maka kerja sama dari seluruh pihak dengan program-program lintas menjadi sangatlah penting. Nilai taawun atau membangun kerjasama untuk kebaikan bangsa harus kita utamakan," imbuhnya.

Baca juga: Kisah Mualaf Bella Saphira, Terungkap Cobaan Berat yang Dihadapi 

Terakhir, Haedar memberi pesan agar semua pihak membangun nilai kemajuan sebagai komitmen kolektif.

Baca juga: 5 Keutamaan Surah An-Nisa, Baca di Alquran Digital Okezone 

"Jangan sampai kita, bangsa Indonesia, disibukkan oleh berbagai hal yang membuat kita tidak produktif dan membuat kita tidak maju. Kemajuan adalah keniscayaan bagi bangsa modern. Kemajuan adalah ideologi progresif untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang unggul," ucapnya.

Acara resepsi milad ke-109 Muhammadiyah sendiri yang akan digelar secara luring dan daring pada Kamis 18 November 2021. Secara luring digelar di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan peserta terbatas dan protokol kesehatan yang ketat. Sementara untuk daring daring ditayangkan di TV Mu, YouTube Muhammadiyah Channel, serta platform resmi Muhammadiyah lainnya.

Baca juga: Dulu Tak Percaya Tuhan, Pria Inggris Ini Jadi Mualaf Setelah Lihat Perilaku Muslim Suriah 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya