Viral Oki Setiana Dewi Lari Tutup Aurat Ria Ricis, Mana Saja Aurat Wanita Menurut Islam?

Hantoro, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 330 2503566 viral-oki-setiana-dewi-lari-tutup-aurat-ria-ricis-mana-saja-aurat-wanita-menurut-islam-qxCrOFxJPW.jpg Viral Ustadzah Oki Setiana Dewi berlari menutup aurat adiknya Ria Ricis. (Foto: TikTok @muhd..ahmad)

BEREDAR video viral Ustadzah Oki Setiana Dewi berlari menutup aurat adiknya Ria Ricis usai gaun pernikahannya tersibak. Hal tersebut terlihat saat Ustadzah Oki menghadiri resepsi pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan pada Sabtu 13 November 2021.

Ustadzah Oki Setiana Dewi tampak tidak melepas pandangannya dari sang adik tercinta. Momen haru Ustadzah Oki yang terus menatap adiknya tersebut rupanya tertangkap kamera. Melalui sebuah video singkat yang diunggah akun TikTok @muhd..ahmad, Ustadzah Oki tampak berdiri berjaga-jaga di depan panggung pelaminan.

Baca juga: Momen Haru Oki Setiana Dewi Berlari ke Pelaminan demi Jaga Aurat Ria Ricis, Netizen: Calon Penghuni Surga 

Ibu empat anak tersebut mengawasi adiknya yang sedang mengenakan gaun putih mengembang. Dirinya tampak waswas dan segera berlari menghampiri sang adik untuk menutup kakinya yang sedikit terlihat akibat gaunnya yang terangkat.

"Wanita2 solehah seperti mereka, wanita yg dirindukan syurga. Menjaga aurat adiknya," tulis @muhd..ahmad dalam keterangan unggahannya.

Viral Ustadzah Oki Setiana Dewi berlari menutup aurat adiknya Ria Ricis. (Foto: TikTok @muhd..ahmad)

Lantas, sampai mana sebenarnya batas aurat wanita?

Dikutip dari laman Rumaysho, Kamis (18/11/2021), aurat wanita adalah bagian tubuh yang tidak boleh ditampakkan di depan umum. Ini termasuk di hadapan laki-laki yang bukan mahramnya.

Baca juga: Kuatkan Tulang dan Otak, Konsumsi Minuman Alami Ini Menurut Ustadz dr Zaidul Akbar 

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc menjelaskan berdasarkan tinjauan mazhab Syafii, aurat itu wajib ditutupi sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam:

احْفَظْ عَوْرَتَكَ إِلاَّ مِنْ زَوْجَتِكَ أَوْ مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ

"Jagalah (tutuplah) auratmu kecuali pada istri atau budak yang engkau miliki." (HR Abu Daud Nomor 4017 dan Tirmidzi Nomor 2794. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan bahwa aurat itu berarti kurang, aib, dan jelek. (Al Majmu’, 3: 119)

Imam Nawawi menyatakan pula bahwa aurat itu wajib ditutupi dari pandangan manusia dan ini adalah ijma’ (kata sepakat ulama).

Baca juga: Kisah Konjen dan Dubes Inggris Masuk Islam di Tanah Suci, Alasannya Tak Terduga 

Ibnu Qasim Al Ghozzi berkata, "Aurat itu wajib ditutupi dari pandangan manusia ketika berada bukan hanya di dalam sholat, namun juga di luar sholat. Juga aurat tersebut ditutup ketika bersendirian kecuali jika dalam keadaan mandi." (Fathul Qorib, 1: 115)

Adapun Imam Nawawi menjelaskan aurat wanita yaitu seluruh badan kecuali wajah dan kedua telapak tangan. (Al Majmu’, 3: 122). Juga diterangkan oleh beliau dalam kitab Minhajuth Tholibin, 1: 188.

Pendapat yang dikemukakan oleh Imam Nawawi tersebut adalah pendapat mayoritas ulama dan itulah pendapat terkuat.

Baca juga: 4 Keutamaan Surah Al Maidah, Baca di Alquran Digital Okezone 

Muhammad Al Khotib –ulama Syafi’iyah, penyusun kitab Al Iqna’– mengatakan bahwa aurat wanita –merdeka– adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangannya (termasuk bagian punggung dan bagian telapak tangan hingga pergelangan tangan). Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa ta’ala:

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

"Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak dari padanya." (QS An Nur: 31)

Hal yang dimaksud tersebut menurut ulama pakar tafsir adalah wajah dan kedua telapak tangan. Wajah dan kedua telapak tangan bukanlah aurat karena kebutuhan yang menuntut keduanya untuk ditampakkan. (Lihat Al Iqna’, 1: 221)

Ibnu Qasim Al Ghozzi berkata, "Aurat wanita merdeka di dalam sholat adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan, termasuk dalam telapak tangan adalah bagian punggung dan dalam telapak tangan. Adapun aurat wanita merdeka di luar shalat adalah seluruh tubuhnya. Ketika sendirian aurat wanita adalah sebagaimana pria –yaitu antara pusar dan lutut." (Fathul Qorib, 1: 116)

Baca juga: Bule Cantik Ini Tidak Lagi Benci Islam Usai Dengar Bacaan Alquran: Jiwaku Tersentuh 

Asy Syarbini berkata, "Aurat wanita merdeka adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Termasuk telapak tangan adalah bagian punggung dan dalam telapak tangan, dari ujung jari hingga pergelangan tangan. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa ta’ala:

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

"Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak dari padanya." (QS An-Nur: 31). Bagian yang boleh ditampakkan adalah wajah dan kedua telapak tangan, inilah tafsiran dari Ibnu ‘Abbas dan ‘Aisyah. (Mughnil Muhtaj, 1: 286)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Diskusi dengan Pemuka Agama Lain, Wanita Cantik Ini Malah Yakin Jadi Mualaf 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya