Sholat Gerhana Bulan, Kemenag: Jaga Prokes dan Doakan Pandemi Segera Berakhir

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 19 November 2021 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 614 2504156 sholat-gerhana-bulan-kemenag-tetap-prokes-dan-doakan-pandemi-segera-berakhir-BaavwTlPYJ.jpg Ilustrasi sholat gerhana bulan. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) mengimbau umat Islam Tanah Air melaksanakan ibadah sunah sholat gerhana bulan. Sebab berdasarkan data astronomi, pada hari ini Jumat 19 November 2021 terjadi gerhana bulan sebagian (GBS) atau Khusuful Qamar. Gerhana diperkirakan berlangsung sejak pukul 17.47 WIB.

Kemenag mengimbau umat Islam untuk melakukan sholat gerhana bulan. Dikarenakan masih situasi pandemi covid-19, pelaksanaan sholat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Baca juga: Niat Sholat Gerhana Bulan, Lengkap dengan Keutamaannya 

"Kami mengimbau kaum muslimin agar melakukan sholat gerhana, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," jelas Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Jumat (19/11/2021).

"Karena masih pandemi, tetap disiplin 5M: mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan," sambungnya.

Waktu berlangsungnya gerhana bulan sebagian November 2021 di wilayah Indonesia. (Foto: Kemenag)

Menurut dia, sesuai tuntunan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, kaum Muslimin dianjurkan menunaikan sholat gerhana walaupun dalam posisi gerhana bulan sebagian. Selain itu, dianjurkan memperbanyak zikir, doa, istighfar, taubat, sedekah, dan amalan salih lainnya.

Baca juga: Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Beserta Niat dan Waktu Pelaksanaannya 

"Mempertimbangkan waktu terbit bulan di masing-masing daerah, maka sholat gerhana bisa dilakukan pada rentang setelah sholat maghrib sampai selesai gerhana sesuai dengan waktunya," papar Kamaruddin.

"Doakan agar pandemi ini segera berakhir. Doakan juga untuk keselamatan bangsa dan negara," lanjut dia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tuntunan ajaran agama Islam saat terjadi fenomena alam gerhana:

حَدَّثَنَا أَبُو الوَلِيْد قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ عِلَاقَةِ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيْرَةُ بْنِ شُعْبَةِ يَقُوْلُ اِنْكَسَفَتْ الشَّمْسُ يَوْمَ مَاتَ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ النَّاسُ اِنْكَسَفَتْ لِمَوْتِ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَأَيَتَانِ مِنْ أَيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُواهُمَا فَادْعُوا اللهِ وَصَلّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Artinya: "Telah menceritakan kepada kami, Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami, Zaidah berkata, telah menceritakan kepada kami, Ziyad bin ‘Ilaqah, dia berkata: 'Aku mendengar Al-Mughirah bin Syu’bah berkata: Telah terjadi gerhana matahari ketika wafatnya Ibrahim.' Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda: 'Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan ia tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka berdoalah kepada Allah dan dirikan salat hingga (matahari) kembali tampak'." (HR Al Bukhari)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: 8 Sunah Rasulullah di Hari Jumat Berkah, Nomor 2 Mudah dan Berpahala Besar 

Tata cara sholat gerhana. (Foto: Kemenag.go.id)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya