Share

Hukum Memperbesar Alat Vital, Boleh atau Haram? Simak Penjelasan Buya Yahya

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 330 2513816 hukum-memperbesar-alat-vital-boleh-atau-haram-simak-penjelasan-buya-yahya-QdzTLgQgFA.jpg Buya Yahya memberi tahu hukum memperbesar alat vital. (Foto: Dok YouTube Al Bahjah TV)

HUKUM memperbesar alat vital wajib diketahui setiap orang, terutama menurut pandangan ajaran agama Islam. Apakah boleh atau tidak? Pimpinan Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon KIAI Haji Yahya Zainul Maโ€™arif atau akrab disapa Buya Yahya pun memberitahukan hukumnya.

Menurut Buya Yahya, apabila alat vital suami benar-benar tidak tidak bisa menyentuh bagian sensitif perempuan, maka bisa dilanjutkan ikhtiar. Misalnya dengan cara operasi. Laki-laki akan meminta bantuan tenaga medis untuk memperbesar alat kelaminnya. Perlu ditekankan bahwa jika ini dalam keadaan sangat darurat, maka diperbolehkan.

Baca juga: Cara Mengatasi Ejakulasi Dini saat Berhubungan Intim, Ini Ramuan Manjur Ustadz dr Zaidul Akbarย 

Ilustrasi hukum memperbesar alat vital. (Foto: Unsplash)

"Kalau darurat maka boleh ditangani untuk operasi tersebut. Tapi kalau orang itu normal, masih bisa menyentuh bagian sensitifnya perempuan, maka enggak perlu melakukan hal itu," tegas Buya Yahya, dinukil dari kanal YouTube Buya Yahya, Rabu (8/12/2021).

Namun apabila itu hanya keinginan sesaat, dan suami masih bisa menyentuh bagian sensitif istri, maka haram hukumnya memperbesar alat vital. Pasalnya, ia akan memperlihatkan aurat kepada orang lain. "Aurat saat operasi," ungkap Buya Yahya.

Baca juga: Bolehkah Langsung Tidur Usai Berhubungan Suami Istri? Ini Kata Ustadz Khalid Basalamahย 

Kemudian alternatif kedua, apabila organ vital suami benar-benar sangat kecil dan tidak bisa menyentuh bagian sensitif perempuan, maka bisa diolesi obat.

"Ini juga bisa dilakukan oleh laki-laki yang memiliki alat kelamin yang tidak kecil. Dengan catatan tidak membahayakan," jelas Buya Yahya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tapi jika memijatnya dengan seseorang yang dianggap dapat memperbesar ukuran alat vital tersebut, maka hukumnya haram. Sebab, laki-laki itu memperlihatkan aurat sekaligus membiarkan orang lain menyentuhnya.

Akan tetapi apabila istrinya yang memijat, maka itu tidak menjadi masalah. Jadi dianjurkan seorang istri memiliki keahlian memijat, sehingga yang dimiliki suaminya bisa sedikit lebih besar.

Baca juga: Istri Menolak Ajakan Suami Berhubungan Intim Dosa Besar? Ini Kata Buya Yahyaย 

Maka itu, Buya Yahya mengingatkan jangan pernah membandingkan kepunyaan suami sendiri dengan orang lain. Apalagi sampai membandingkannya setelah ia melihat film porno, di mana hal tersebut sangat dilarang oleh agama Islam.

"Makanya kami selalu mewanti-wanti jangan nonton film seperti itu. Akan menjadikan Anda tidak puas dengan pasangan Anda selamanya, Kenapa? Di otak Anda sudah dipenuhi sesuatu yang tidak ada pada pasangan Anda," tegasnya.

Baca juga: Istri Belum Mandi Besar Usai Haid, Bolehkah Jimak? Ini Kata Buya Yahyaย 

Buya Yahya menerangkan ada banyak cara agar kepuasan pasangan suami istri bisa tercapai. Laki-laki tidak perlu memaksakan diri untuk memperbesar kemaluannya, selama itu masih bisa menyentuh bagian sensitif perempuan.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini