Hukum Menikahi Ibu Tiri Menurut Islam, Haram atau Boleh?

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 19 Desember 2021 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 19 330 2519283 hukum-menikahi-ibu-tiri-menurut-islam-haram-atau-boleh-zsIlja0kYI.jpg Ilustrasi hukum menikahi ibu tiri menurut syariat Islam. (Foto: Shutterstock)

HUKUM menikahi ibu tiri menurut ajaran agama Islam hendaknya diketahui setiap Muslim. Ini agar tidak melanggar syariat, dan dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawadah, warahmah.

Sebagai gambaran, misalnya terjadi manakala seorang laki-laki menikah dengan perempuan di mana sang laki-laki adalah duda dan memiliki anak laki-laki dari istri sebelumnya.

Baca juga: 7 Syarat Hak Asuh Anak dalam Hukum Islam, Nomor 1 soal Kesehatan Wajib Terpenuhiย 

Ketika pasangan ini berpisah karena perceraian atau karena si laki-laki meninggal dunia, bolehkah anak laki-laki si duda itu menikahi ibu tirinya yang notabene adalah mantan istri ayahnya?

Dalam kasus ini ulama secara tegas menyatakan haramnya seorang anak menikahi setiap perempuan yang pernah dinikahi oleh ayah kandungnya.

Baca juga: Hukum Suami Minum Susu Istri, Boleh atau Haram? Ini Kata Ustadz Khalid Basalamahย 

Dikutip dari NU Online, Ahad (19/12/2021), Ustadz Yazid Muttaqin, santri alumni Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta, kini aktif sebagai penghulu di Kementerian Agama Kota Tegal, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari Muhammad Al-Khathib As-Syarbini di dalam kitab Al-Iqnaโ€™ menuliskan:

ู€ (ูˆ) ุชุญุฑู… (ุฒูŽูˆู’ุฌูŽุฉ ุงู„ู’ุฃูŽุจ) ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ู† ูˆู„ุฏูƒ ุจููˆูŽุงุณูุทูŽุฉ ุฃูŽูˆ ุบูŽูŠุฑู‡ูŽุง ุฃูŽุจูŽุง ุฃูŽูˆ ุฌุฏุง ู…ู† ู…ูŽุง ู†ูƒุญ ุขุจุงุคูƒู… ู…ู† ุงู„ู†ู‘ูุณูŽุงุก ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูŽุง ู‚ุฏ ุณู„ู

Artinya: "Dan haram menikahi istrinya ayah, (ayah) yaitu orang yang melahirkanmu dengan perantaraan ataupun tanpa perantaraan baik berupa ayah kandung ataupun kakek, yaitu perempuan-perempuan yang telah dinikahi ayah-ayahmu, kecuali apa yang telah terjadi di masa lalu." (Muhammad Al-Khathib As-Syarbini, Al-Iqnaโ€™, [Beirut: Darul Fikr, 1995], halaman 419)

Apa yang disampaikan As-Syarbini tersebut menyatakan keharaman seorang anak laki-laki menikahi mantan istri bapaknya dan juga mantan istri kakeknya terus ke atas.

Baca juga: Hukum Mencium Istri ketika Berpuasa, Apakah Membatalkan?ย 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Berdasarkan pada firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Surah An-Nisa Ayat 22:

ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู†ู’ูƒูุญููˆุง ู…ูŽุง ู†ูŽูƒูŽุญูŽ ุขุจูŽุงุคููƒูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูุณูŽุงุกู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูŽุง ู‚ูŽุฏู’ ุณูŽู„ูŽููŽ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ููŽุงุญูุดูŽุฉู‹ ูˆูŽู…ูŽู‚ู’ุชู‹ุง ูˆูŽุณูŽุงุกูŽ ุณูŽุจููŠู„ู‹ุง

Artinya: "Dan janganlah kalian menikahi perempuan-perempuan yang telah dinikahi oleh bapak-bapak kalian kecuali yang telah berlalu. Sesungguhnya hal itu sangat keji dan dibenci oleh Allah dan seburuk-buruk jalan."

Baca juga: Hukum Menebang Pohon yang Berbuah Menurut Ajaran Islam, Bolehkah?ย 

Keharaman menikahi mantan istrinya ayah (ibu tiri) ini bersifat mutlak, baik sang mantan istri sudah pernah disetubuhi oleh ayahnya atau pun belum pernah disetubuhi. Bahkan dalam ayat tersebut Allah Subhanahu wa ta'ala menyebut pernikahan semacam ini sebagai sesuatu yang sangat keji, dibenci oleh Allah Ta'ala dan seburuk-buruk perilaku. Ini dikarenakan istri ayah berada pada kedudukan seorang ibu dan haram hukumnya menikahi seorang ibu. Maka perbuatan yang demikian akan medatangkan kehinaan dan kemarahan Allah Ta'ala (โ€˜Alauddin Ali Al-Baghdadi, Tafsรฎr Al-Khรขzin, juz I, halaman 362).

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Hukum Mengucapkan Selamat Natal, Ini Penjelasan 3 Ustadzย 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya