Share

Cerita Mbah Moen Heran Banyak Orang Kagumi Gus Dur, Ternyata 4 Hal Ini Alasannya

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 614 2533825 cerita-mbah-moen-heran-banyak-orang-kagumi-gus-dur-ternyata-4-hal-ini-alasannya-YWiscXBJU3.jpg Gus Dur dan Mbah Moen. (Foto: nu.or.id)

MENDIANG Kiai Haji Maimun Zubair atau akrab disapa Mbah Moen menjadi salah satu pemuka agama yang turut mengangumi sosok KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Hal ini bermula ketika Mbah Moen mengulik rasa penasarannya kepada salah satu sahabat Gus Dur yakni KH Nasihin Hasan.

Kepada KH Nasihin Hasan, Mbah Moen mengaku heran mengapa banyak sekali orang yang mengunjungi makam Gus Dur meskipun sudah berpulang cukup lama. Tanpa pikir panjang, KH Nasihin pun mengatakan kepada Mbah Moen bahwa Gus Dur memiliki empat keistimewaan.

Baca juga: Abu Nawas Ungkap Jumlah Ikan di Laut dan Bintang di Langit, Gimana Cara Hitungnya? 

Makin penasaran, Mbah Moen pun minta segera dijelaskan apa sebenarnya keistimewaan yang telah dilakukan presiden keempat Republik Indonesia itu semasa hidup.

KH Nasihin kemudian mengenang kembali memori mengangumkan tentang Gus Dur. Menurut dia, hal pertama yang istimewa dari Gus Dur adalah kesederhanaan hidup yang selalu diterapkan.

"Gus Dur tahun 1980-an menjadi penasihat informal Lembaga Penelitian Pendidikan Penerangan Ekonomi Sosial (LP3S). Gus Dur sering datang ke LP3S, selalu naik bus," ujar KH Nasihin, seperti dikutip dari kanal YouTube Gresik TV, Selasa (18/1/2022).

Mengetahui Gus Dur selalu datang menaiki angkutan umum, KH Nasihin kala itu sampai merasa malu. Ia yang ketika itu masih menjadi staf LP3S pun datang maupun pulang diantar menggunakan mobil.

Kemudian hal kedua yang tidak pernah lepas dari sosok Gus Dur adalah menjaga tali silaturahmi kepada siapa pun. KH Nasihin menceritakan, suatu ketika dirinya tidak lagi bekerja di LP3S. Ia bersama Gus Dur pun memutuskan membuat perhimpunan pesantren dan masyarakat.

Baca juga: Tren Boneka Arwah, Ustadz Adi Hidayat Ungkap Hisab Berat untuk Pembuatnya 

Namun sebelum rencana itu terlaksana, Gus Dur memiliki permintaan yakni bersilaturahmi kepada pemuka agama di berbagai daerah.

"Sebelum itu kita laksanakan, Gus Dur mengajak keliling ke kiai-kiai di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sampai ke Madura, Banyuwangi, dan lain-lain," kata KH Nasihin.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tidak hanya itu, silaturahmi Gus Dur bukan sekadar kepada pemuka agama atau sahabat-sahabatnya. Beliau juga menjaga hubungan baik dengan keluarga sahabatnya.

Lebih lanjut KH Nasihin menjelasakan keistimewaan ketiga Gus Dur yaitu dermawan. Ya, KH Nasihin menilai Gus Dur adalah sosok yang mudah sekali membantu orang. Misalnya saat Gus Dur menjual mobilnya demi membantu seseorang agar mendapatkan modal usaha.

Baca juga: Karomah Habib Husein Luar Batang: Setiap Malam Jadi Imam Sholat meski Raganya di Dalam Penjara 

Lalu keistimewaan keempat yang dikenang KH Nasihin dari Gus Dur adalah memiliki ide-ide cemerlang untuk memecahkan suatu masalah. KH Nasihin menilai mantan presiden Indonesia ini setidaknya punya tiga cara ampuh.

"Yang pertama itu scientific, problem solving, ada ilmunya. Yang kedua berdasarkan pengalaman. Yang ketiga itu intuitif. Intuisi tiba-tiba aja," ujar KH Nasihin.

Usai mendengar penjelasan KH Nasihin mengenai sosok Gus Dur, Mbah Moen pun seketika takjub. Sampai-sampai Mbah Moen menyebut Gus Dur memiliki perilaku sufi.

Baca juga: Biografi Imam Abu Hanifah: Ulama Fikih Asal Irak Pendiri Mazhab Hanafi 

Sufi sendiri merupakan sebutan untuk mereka yang ahli dalam ilmu tasawuf atau ilmu yang merujuk ajaran mengenal maupun mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Mengetahui perilaku mulia yang dilakukan Gus Dur semasa hidup, Mbah Moen tidak segan menyampaikan rasa kagumnya. Bagi Mbah Moen, Gus Dur mampu membatinkan nilai menjadi sebuah perilaku terpuji.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini