Share

6 Tempat Ziarah Kaum Muslimin di Rusia, Ada Benteng Temuan Suku Quraisy

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2022 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 02 615 2555423 6-tempat-ziarah-kaum-muslimin-di-rusia-ada-benteng-temuan-suku-quraisy-JV4zCduWYM.jpg Benteng Kala Quraisy salah satu tempat ziarah kaum Muslimin di Rusia. (Foto: Facebook Historia Factory)

RUSIA mendadak banyak dibahas publik dunia setelah melancarkan operasi militer ke negara tetangganya Ukraina. Namun ternyata ada sisi lain yang menarik dari Rusia, yakni banyak tempat ziarah bagi kaum Muslimin.

Sejak berabad-abad lalu umat Islam Rusia telah hidup berdampingan dengan para pemeluk Ortodoks. Lokasi ziarah bagi kaum Muslimin paling banyak berada di Bashkiria dan Tatarstan, dua wilayah yang bertetangga yang terletak di Pegunungan Ural Selatan dan daerah Volga.

Tempat-tempat tersebut menyimpan jejak peninggalan zaman pertengahan dari Kekaisaran Gerombolan Emas yang menyebarkan agama Islam kepada penduduk lokal. Daerah-daerah Republik Kaukasus Utara yang didominasi umat Islam juga merupakan tujuan penting ziarah kaum Muslimin.

Nah, mana saja tempat ziarah kaum Muslimin di Rusia? Berikut ini enam di antaranya, sebagaimana dirangkum dari laman Russia Beyond.

Baca juga: Kisah Mualaf Cantik Rusia: Takjub Lihat Saudara Muslim Saling Bantu Tanpa Mengharap Imbalan Apa pun 

1. Mata Air Auliya di Bashkiria

Mata air Auliya hanya mengalir selama sekira 30 hari pada akhir Mei dan awal Juni. Mata Air Auliya (auliya berarti 'suci' dalam bahasa Bashkira) berada di Gunung Aushtau, Pegunungan Ural Selatan.

Mata air ini diyakini memiliki khasiat penyembuhan. Ada kepercayaan, mereka yang mandi di Mata Air Auliya dan mewadahi air sucinya dapat sembuh dari batu ginjal, penyakit pernapasan dan perut. Tidak heran, puluhan ribu peziarah datang ke tempat ini setiap tahunnya.

Uniknya, Mata Air Auliya hanya mengalir selama sekira 30 hari di akhir Mei dan awal Juni. Lalu konon mata air ini hanya akan berkhasiat setelah tanggal 15 Mei.

2. Makam Hussein Bek dan Turukhan di Bashkiria

Sekira 40 kilometer dari Ufa, ibu kota Bashkiria, ada dua makam kuno dari abad ke-12 dan ke-14 yang masih terawat dengan baik, yakni makam Akzirat dan monumen makam Turukhan.

Makam Akzirat yang berarti makam Muslim dalam bahasa Bashkiria merupakan makam yang dibangun pada abad ke-14 untuk Haji Hussein Bek. Beliau adalah imam pertama di kawasan yang sekarang menjadi Bashkiria.

Makam ini dianggap sebagai tempat ziarah kaum Muslimin paling keramat di Rusia. Pembangunan makam Akzirat diperintahkan oleh Timurlang, penakluk masyhur dari Asia Tengah dan pendiri Dinasti Timurid yang tersohor.

Tidak jauh dari makam Hussein Bek, terdapat beberapa nisan dengan tulisan Arab yang diyakini merupakan pekuburan para perwira perang Timurlang.

Baca juga: Viral Ribuan Tentara Muslim Chechnya Menggemakan Takbir Bantu Rusia 

3. Benteng Kala Quraisy di Dagestan

Benteng Kala Quraisy merupakan situs masjid tertua di Rusia. Benteng Kala Quraisy diyakini ditemukan pada abad ke-7 masehi oleh keturunan Suku Quraisy, suku asal Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Bangunan tersebut merupakan bangunan berbenteng pertama yang didirikan sebagai bagian dari penyebaran Islam di Kaukasus. Di sana terdapat pula sebuah ruangan makam kuno dan museum.

Benteng kuno Kala Quraisy berada 1.000 meter di atas permukaan laut. Kala Quraisy sering pula disebut Machu Picchu Dagestan karena terlihat seperti labirin batu berteras-teras di lereng gunung yang tinggi.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Derbent di Dagestan

Kota Derbent di Dagestan dianggap sebagai salah satu permukiman tertua yang masih ditempati. Kota ini memiliki dua tempat suci yang disakralkan, terutama oleh kaum Muslimin di Kaukasus Utara, yakni Permakaman Tutibike dan Kyrkhlyar.

Permakaman Tubitike dibangun antara tahun 1787–1788 Masehi oleh penguasa Derbent dan Kuba, Fet-Ali-Khan, untuk menghormati Tutibike, istri sekaligus pendampingnya dalam memerintah Derbent.

Menurut legenda, Tutibike adalah penguasa yang sangat bijak dan berani. Berkat jasa Tutibike, Derbent berhasil mengatasi pengepungan selama sembilan bulan.

Baca juga: 10 Inspirasi Nama Anak Laki-laki Islami Bermakna Pemimpin Adil dan Bijaksana 

5. Reruntuhan Bulgar Besar di Tatarstan

Di tepi Sungai Volga sekira 140 km dari Kazan, ibu kota Tatarstan, terdapat reruntuhan Bulgar Besar, kota kuno yang legendaris. Kota ini adalah salah satu yang terbesar dalam Dinasti Gerombolan Emas pada zaman pertengahan.

Selain reruntuhan kuno, ada Desa Bolgary dan dinding sebuah masjid besar bermenara yang dibangun pada abad ke-13. Di seberang pintu masuk masjid terdapat Makam Utara yang merupakan makam bangsawan Bulgar dan di sebelah timur masjid berdiri Makam Timur yang diubah menjadi gereja Ortodoks pada abad ke-18. Saat ini tempat tersebut menjadi salah satu tujuan ziarah penting bagi umat Islam di Rusia.

Baca juga: Wanita Atheis Ini Tidak Percaya Isra Miraj, Dr Zakir Naik Beri Jawaban Menohok 

6. Makam Borga Kash di Ingushetia

Makam Borga Kash merupakan situs bersejarah berusia 600 tahun yang sangat penting, meski asal-usul pendirian makam masih menjadi perdebatan di kalangan ahli sejarah. Ada dugaan makam tersebut dibangun oleh Souve yang cantik jelita di atas makam kekasihnya.

Ada pula yang berkeras bahwa tempat itu merupakan peristirahatan terakhir seorang syekh Arab. Ketika sang syekh merasa kematiannya sudah dekat, ia pergi ke padang rumput dengan seekor unta.

Ia membiarkan sang unta berkeliaran bebas dan memutuskan untuk membangun makamnya di tempat unta itu berhenti. Sementara, para peneliti modern meyakini bahwa makam tersebut adalah makam gubernur setempat yang menjadi wakil penguasa Turki Uzbek.

Hingga kini situs makam Borga Kash masih terawat dengan baik. Tulisan-tulisan Arab masih tampak jelas di atas pintu masuknya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini