Share

Tata Cara Itikaf di Masjid saat Bulan Ramadan untuk Raih Keberkahan Sangat Besar

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 330 2581954 tata-cara-itikaf-di-masjid-saat-bulan-ramadan-untuk-raih-keberkahan-sangat-besar-Fk4742bDUj.jpg Ilustrasi tata cara itikaf di masjid saat bulan Ramadan. (Foto: Shutterstock)

TATA cara itikaf di masjid saat bulan Ramadan wajib diketahui kaum Muslimin. Ketika bulan Ramadan, di antara serangkaian amalan sunah salah satunya adalah itikaf di masjid.

Kendati termasuk amalan sunah yang bisa dilakukan kapan saja, itikaf lebih dianjurkan terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Keutamaannya sangat besar, terlebih lagi menjadi bagian dari upaya meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

Baca juga: Memahami Apa Itu Itikaf di Bulan Ramadan?ย 

Dalam hadis, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bahkan menyatakan bahwa itikaf di sepuluh malam terakhir bagaikan beritikaf bersama beliau.

ู…ูŽู†ู ุงุนู’ุชูŽูƒูŽููŽ ู…ูŽุนููŠ ููŽู„ู’ูŠูŽุนู’ุชูŽูƒูููŽ ุงู„ู’ุนูŽุดู’ุฑูŽ ุงู„ู’ุฃูŽูˆูŽุงุฎูุฑูŽ

Artinya: "Siapa yang ingin beritikaf bersamaku, maka beritikaf pada sepuluh malam terakhir." (HR Ibnu Hibban)

Secara terminologi, itikaf adalah berdiam diri di masjid disertai dengan niat. Tujuannya adalah semata beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, khususnya ibadah yang biasa dilakukan di masjid.

Demi meraih keutamaan yang lebih besar, seseorang tentu dapat memperbanyak ragam niatnya, seperti berniat mengunjungi dan menghormati masjid sebagai rumah Allah Subhanahu wa ta'ala.

Lalu berzikir dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, mengharap rahmat dan ridha-Nya, bermuhasabah, mengingat hari akhir, mendengarkan nasihat dan ilmu-ilmu agama, bergaul dengan orang-orang saleh dan cinta kepada-Nya, memutus segala hal yang dapat melupakan akhirat, dan lain sebagainya.

Lalu, bagaimana tata cara itikaf di masjid saat bulan Ramadan? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Baca juga: 7 Hal yang Membatalkan Itikaf, Salah Satunya Keluar Masjid Tanpa Udzurย 

Tata Cara Itikaf di Masjid

Perlu diketahui, itikaf dapat dilakukan setiap saat, termasuk pada waktu-waktu yang diharamkan shalat. Hukum asalnya adalah sunah, tapi bisa menjadi wajib apabila dinazarkan. Hukumnya bisa menjadi haram bila dilakukan oleh seorang istri atau hamba sahaya tanpa izin, dan menjadi makruh bila dilakukan oleh perempuan yang bertingkah dan mengundang fitnah meski disertai izin.

Melakukannya pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan lebih diutamakan utama dibanding pada waktu-waktu yang lain demi menggapai keutamaan Lailatul Qadar yang waktunya dirahasiakan Allah Subhanahu wa ta'ala.

Sebab, dirahasiakan itulah, maka siapa pun harus senantiasa mengisi malam-malam Ramadan dengan berbagai amalan, baik wajib maupun sunah, dengan tujuan agar tidak terlewatkan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Adapun tata cara itikaf sebagai berikut:

1. Berniat itikaf

2. Suci dari hadas besar

3. Berakal. Jika di tengah-tengah itikaf dia menjadi gila, maka batal itikafnya.

4. Islam

5. Berdiam diri minimal tumaโ€™ninah sholat lebih sedikit (sekitar 5 detikan)

6. Berada di dalam masjid. Maka tidak sah itikaf di mushola, ribath, atau pesantren.

7. Selama itikaf, perbanyaklah sholat untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Sholat yang bisa dilakukan seperti sholat wajib, sholat sunah seperti tarawih, tahajud, witir, hajat, dan sebagainya.

8. Tadarus Alquran

9. Membaca zikir

10. Bersholawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam

11. Saat itikaf dianjurkan lebih banyak berdiam diri dan memohon ampunan pada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini