Share

Hukum Tidur Siang saat Puasa Ramadan, Benarkah Mendatangkan Pahala?

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Senin 25 April 2022 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 330 2584740 hukum-tidur-siang-saat-puasa-ramadan-benarkah-mendatangkan-pahala-DuP5TcAJjs.jpg Ilustrasi hukum tidur siang saat puasa Ramadan. (Foto: Unsplash)

HUKUM tidur siang saat puasa Ramadan akan dikupas dalam artikel ini. Menjalankan ibadah puasa di bulan yang penuh keberkahan ini tentu tidak mudah. Ada saja tantangan yang harus dihadapi.

Salah satunya adalah rasa kantuk. Hal ini terjadi karena seorang muslim yang menjalankan ibadah puasa akan bangun di dini hari, sekira pukul 03.00–04.00 dini hari menjelang waktu subuh.

Baca juga: 7 Fakta Felixia Yeap Mantan Bintang Playboy Masuk Islam, Nomor 5 Keputusan Sangat Berat 

Tidak hanya itu, rasa lapar dan haus kadang membuat badan menjadi lemas dan mengantuk. Lantas, apa hukum tidur siang saat puasa Ramadan?

Banyak orang yang beranggapan jika tidur siang di saat puasa Ramadan akan mendapat pahala. Tidak heran jika beberapa orang sengaja tidur siang yang lama.

Baca juga: Humor Abu Nawas: Kejar Maling yang Lari ke Arah Barat, Cegat dari Timur Saja! 

Memang ada sebuah hadis yang mengatakan demikian:

صَمْتُ الصَّائِمِ تَسْبِيْحٌ, وَنَوْمُهُ عِبَادَةٌ ,وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ , وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ

Artinya: "Diamnya orang yang puasa adalah tasbih, tidurnya adalah ibadah, doanya mustajab dan amalnya dilipatgandakan." (Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi di Syu’abul Iman, 3/1437)

Namun sayangnya hadis tersebut termasuk hadis yang derajatnya sangat lemah sehingga kurang bisa dibenarkan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Mengutip dari muhammdiyah.or.id, Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PP Muhammadiyah Agus Tri Sundani menjelaskan kandungan maknanya. Menurut dia, makna hadis tersebut bisa jadi benar jika niatnya benar.

"Memang ada ungkapan tidurnya orang berpuasa adalah ibadah. Kalau tidurnya dalam rangka menghindari dari perbuatan yang sia-sia atau maksiat, maka itu bisa jadi ibadah. Tapi kalau tidurnya hanya untuk menghilangkan kepayahan, mengulur waktu menunggu waktu buka, itu namanya menyia-nyiakan. Sebenarnya ya boleh-boleh saja tidur, tapi tinggal niat tidurnya tadi,” terangnya.

Baca juga: Mudik Lebaran, Baca Doa Ini supaya Selamat Sampai Kampung Halaman 

Beliau juga menambahkan jika lebih baik melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat dan mendatangkan pahala yang lebih banyak daripada tidur.

Demikian informasi mengenai hukum tidur siang saat puasa Ramadan. Semoga bermanfaat. Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini