Share

Soal Podcast Deddy Corbuzier dan Ragil Mahardika, KH Cholil Nafis: LGBT Itu Harus Diamputasi Bukan Ditoleransi

Hantoro, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 330 2591091 soal-podcast-deddy-corbuzier-dan-ragil-mahardika-kh-cholil-nafis-lgbt-itu-harus-diamputasi-bukan-ditoleransi-lrWelt2qpD.jpg Ketua MUI Pusat KH Cholil Nafis. (Foto: mui.or.id)

HEBOH podcast Deddy Corbuzier dengan pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederik Vollert asal Jerman. Sejumlah pihak di Tanah Air pun memberikan komentar beragam. Salah satunya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Cholil Nafis.

KH Cholil Nafis menyayangkan adanya podcast Deddy Corbuzier dan Ragil Mahardika tersebut. Ia memberi nasihat jangan sampai ikut-ikutan menyiarkan pasangan LGBT.

Baca juga: Heboh Podcast Deddy Corbuzier dan Ragil Mahardika Pelaku Gay, Ini Hukumnya Menurut Islam 

"Janganlah kita ikut menyiarkan pasangan LGBT itu," tegas KH Cholil Nafis, dikutip dari unggahan di akun Twitter-nya @cholilnafis, Senin (9/5/2022).

Ia pun berharap pembuat podcast tersebut sadar bahwa ajaran agama Islam melarang dan mengutuk LGBT.

"Yang jelas pasangan itu sudah masuk podcats-nya. Saya berharap yang punya podcast itu paham klo Islam melarang dan mengutuk LGBT. LGBT itu harus diamputasi bukan ditoleransi," ungkapnya.

Baca juga: Felix Siauw Komentari Konten Deddy Corbuzier Bareng Ragil : Ingatkannya juga Mesti Terang 

KH Cholil Nafis menyatakan pelaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) adalah perbuatan yang tidak normal yang melanggar ajaran agama Islam. Perilaku menyimpang itu harus segera diobati, jangan dibiarkan saja.

"Saya masih menganggap LGBT itu ketidaknormalan yang harus diobati, bukan dibiarkan dengan dalih toleransi," tegas KH Cholil Nafis.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia melanjutkan, meskipun perilaku menyimpang tersebut bawaan dari lahir, akan tetap bukan itu kodratnya. Manusia normal adalah yang menikah dengan lawan jenis.

"Meskipun itu bawaan lahir, bukan itu kodratnya. Manusia itu yang normal adalah laki berpasangan dengan perempuan, begitu juga sebaliknya," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 221: Larangan Menikahi Wanita Musyrik 

Baca juga: Bolehkah Menggabungkan Puasa Syawal dengan Puasa Senin Kamis? 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini