Share

Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 10: Nasihat Penting untuk Umat Islam

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Jum'at 13 Mei 2022 02:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 614 2593150 tafsir-surat-al-baqarah-ayat-10-nasihat-penting-untuk-umat-islam-KZpJK6lDSp.jpg Ilustrasi Surat Al Baqarah Ayat 10. (Foto: Unsplash)

SURAT Al Baqarah Ayat 10 berisi nasihat dari Allah Subhanahu wa ta'ala kepada para umat Islam. Isinya untuk tidak menyimpan penyakit hati sebagaimana orang munafik.

Al Baqarah sendiri merupakan surat dalam Alquran yang memiliki isi ayat terpanjang dan merupakan golongan surat Madaniyah. Surat Al Baqarah memiliki banyak pesan dan nasehat di dalamnya.

Lalu, bagaimana isi tafsir surat Al Baqarah ayat 10? Berikut ulasannya.

فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ

Artinya: “Pada hati mereka terdapat penyakit, lalu Allah menambahkan penyakit pada mereka. Untuk mereka siksa yang pedih sebab apa yang mereka dulu dustakan.” (Q.S. Al Baqarah: 10)

Ada pula tafsir ringkas dari Kementerian Agama Republik Indonesia adalah sebagai berikut:

Hal itu karena dalam hati mereka ada penyakit, seperti penyakit iri dan dengki kepada orang-orang yang beriman, keraguan terhadap ajaran islam, keyakinan yang keliru, dan lainnya, lalu Allah menambah parah penyakitnya itu dengan kemenangan yang besar bagi orang-orang yang beriman.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kemenangan itu sangat menyakitkan mereka karena rasa iri, dengki, dan sombong yang ada dalam diri mereka. Keraguan mereka pun semakin menjadi. Dan, sebagai akibatnya, selain menderita di dunia, mereka akan mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta dengan memperlihatkan keimanan padahal hati mereka ingkar. Dan apabila dikatakan dan dinasihatkan kepada mereka, janganlah berbuat kerusakan di bumi, dengan melanggar nilai-nilai yang ditetapkan agama, menghalangi orang dari jalan Allah, menyebar fitnah, dan memicu konflik, mereka justru mengklaim bahwa diri mereka bersih dari perusakan dan tidak bermaksud melakukan kerusakan.

Mereka menjawab, sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan. Itu semua akibat rasa bangga diri mereka yang berlebihan. Begitulah perilaku setiap perusak yang tertipu oleh dirinya: selalu merasa kerusakan yang dilakukannya sebagai kebaikan.

Demikian isi tafsir dari Surat Al Baqarah Ayat 10. Semoga bermanfaat. Aamiin Allahumma aamiin. Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini