Share

5 Fakta 17 WNI Jadi Imam Masjid di UEA, Nomor 4 Jumlah yang Dibutuhkan!

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 614 2595312 5-fakta-17-wni-jadi-imam-masjid-di-uea-nomor-4-jumlah-yang-dibutuhkan-dyHuxec8Uf.jpg Ilustrasi imam sholat di masjid UEA. (Foto: Dok Khaleejtimes)

SEBANYAK 17 warga negara Indonesia (WNI) terpilih menjadi imam masjid di Uni Emirat Arab (UEA). Para hafiz Quran tersebut pun segera diberangkatkan ke negeri Timur Tengah itu oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Di balik 17 WNI terpilih menjadi imam masjid di Uni Emirat Arab (UEA) ternyata terdapat fakta-fakta menarik. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya.

Baca juga: Bikin Bangga! 17 Dai Indonesia Jadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab 

1. Persiapan intensif

Kepastian keberangkatan para imam masjid Indonesia ke UEA menunggu kelengkapan hasil medical check-up (MCU) dan visa. Selain itu ada persiapan seperti kelengkapan berkas data diri hingga bimbingan pemahaman Islam wasatiah.

"Insya Allah dalam waktu dekat imam-imam masjid akan berangkat ke UEA. Kita menunggu kelengkapan tes medis dan berkas-berkas yang dibutuhkan. Setelah itu, kita juga akan memberi bimbingan kepada mereka terkait Islam wasatiah," papar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag Adib, Rabu 11 Mei 2022.

2. Berangkat awal Juni mendatang

Adib menargetkan 17 imam masjid Indonesia tersebut akan berangkat ke UEA pada awal Juni 2022. Hal ini mengingat beberapa imam sudah memberikan konfirmasi terkait hasil MCU dan kelengkapan berkas.

"Karena dari pihak UEA juga sudah meminta secepatnya imam masjid untuk diberangkatkan," ungkapnya dalam laman Kemenag.go.id.

Baca juga: Masjidil Haram Miliki Robot Canggih, Mampu Jawab Pertanyaan Jamaah dalam 11 Bahasa 

3. Terus menyeleksi imam-imam baru

Dia melanjutkan, selain fokus pada pemberangkatan imam masjid yang sudah terseleksi pada 2021, Kemenag juga fokus menyeleksi imam-imam baru. Sesuai rencana, pada tahun ini Kemenag menargetkan menyeleksi 150 imam masjid.

"Kita juga sedang fokus pada penerimaan seleksi imam masjid baru. Pada 2022 ini kita menargetkan sebanyak mungkin hafiz Quran bisa mendaftarkan diri. Ini menjadi kesempatan untuk memperbanyak pengalaman bagi para hafiz," jelasnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Dibutuhkan 150 imam masjid

Adib menambahkan, "Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk UEA Husin Bagis, pada tahun 2022 ini dibutuhkan 150 imam masjid yang dapat ditempatkan di beberapa negara bagian UEA."

Baca juga: Apakah Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut? 

5. Syarat seleksi

Penerimaan seleksi imam masjid untuk UEA tahun 2022 masih dibuka hingga 30 Mei. Salah satu syarat diubah, yaitu batas minimal usia dari 25 tahun atau sudah menikah menjadi 21 tahun atau sudah menikah.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini