Share

Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 216: Kewajiban Umat Islam Berjihad

Komaruddin Bagja, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 01:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 330 2596754 kandungan-surat-al-baqarah-ayat-216-kewajiban-umat-islam-berjihad-zt45ZnNbbY.jpg Ilustrasi Alquran Surat Al Baqarah Ayat 216. (Foto: Shutterstock)

SURAT Al Baqarah Ayat 216 berisi pesan mengenai kewajiban umat Islam untuk berjihad atau berperang. Sebagai seorang hamba yang bertakwa sudah seharusnya menaati perintah Allah Subhanahu wa ta'ala serta menjauhi larangan-Nya.

Berikut ini isi Surat Al Baqarah Ayat 216:

كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Artinya: Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Menurut Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah dalam Tafsir Al-Wajiz menyampaikan bahwa, Wahai orang-orang mukmin, telah diwajibkan atas kalian itu berperang, yaitu penderitaan yang dibenci banyak orang, dimana di dalamnya itu ada peristiwa mengeluarkan harta benda, berpisah dengan keluarga dan tanah air, dan menyongsong kematian.

Boleh jadi jihad yang kalian benci itu lebih baik bagi kalian, dimana di dalamnya itu ada peristiwa memenangkan dan menjunjung agama serta terdapat pahala yang melimpah. Boleh jadi meninggalkan peperangan yang kalian senangi itu buruk bagi kalian karena membiarkan musuh mengambil alih negeri kalian.

Dan Allah itu mengetahui sesuatu yang mengandung kebaikan bagi kalian sedangkan kalian tidak mengetahuinya, maka kerjakanlah sesuatu yang telah diperintahkan untuk kalian. Ibnu Abbas berkata: “Ketika Allah mewajibkan jihad untuk orang-orang muslim, mereka tidak suka, lalu turunlah ayat ini.

Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi menjelaskan makna kata { كُتِبَ } Kutiba : Diwajibkan dan ditegaskan sehingga seolah-olah hal itu tertulis dengan tulisan. { ٱلۡقِتَالُ } Al-Qital : Memerangi orang-orang kafir dengan berjihad melawan mereka sampai mereka masuk agama Islam atau mau membayar jizyah. { كُرۡهٞ } Kurhun : Dibenci oleh jiwa secara naluriah. { وَعَسَىٰٓ } ‘Asa : Kata kerja ini (fi’il) memiliki arti mengharapkan (tarajji) dan memperkirakan akan terjadi (tawaqqu’). Yaitu apa yang masuk ke dalamnya, diharapkan sekali dapat tercapai dan terjadi, tapi tidak dengan pasti. Kecuali apabila berasal dari Allah Ta’ala maka menunjukkan kepada kepastian.

Allah Ta’ala memberitahukan rasul Nya dan hamba-hamba Nya yang mukmin bahwa Dia mewajibkan kepada mereka untuk memerangi orang-orang musyrik dan kafir. Allah mengetahui bahwa perintah untuk berperang itu tidak disukai oleh hamba-hamba Nya secara naluriah.

Akibat dari peperangan adalah rasa sakit, kelelahan, pengorbanan harta nahkan nyawa. Namun meskipun tidak disukai oleh hamba-hambaNya, Allah tetap memerintahkan agar hambanya mau ikut berperang.

Kebencian mereka untuk melakukan sesuatu padahal terdapat kebaikan untuk mereka, karena pengetahuan Allah sebelum penciptaan. Allah Maha Mengetahui sedangkan mereka tidak mengetahui.

Oleh sebab itu kita sebagai hambaNya wajib untuk tunduk menyerahkan diri kepada Allah Ta’ala dalam perintahNya dan syariatNya, serta mencintai apa yang Dia perintahkan dan apa yang disyariatkan, serta meyakini bahwa itu semua mengandung kebaikan, tidak ada keburukan padanya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Hikmah pertama dari Surat Al Baqarah ayat bahwa kita memiliki Kewajiban berjihad bagi umat Islam selama masih terjadi fitnah dan kesyirikan di muka bumi. Kebodohan manusia terhadap hasil dari suatu usaha, membuat mereka menyukai hal yang dibenci dan membenci hal yang disukai.

Terakhir, perintah-perintah Allah ke semuanya adalah baik, dan hal yang dilarang olehNya semuanya mengandung keburukan. Oleh karena itu wajib untuk melaksanakan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya.

Itulah penjelasan mengenai kandungan Surat Al Baqarah Ayat 216. Semoga bermanfaat. Aamiin Allahumma aamiin. Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini