Share

Simak! Ini Syarat Sholat Tahajud Lengkap dengan Tata Cara dan Doanya

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 20:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 616 2596728 simak-ini-syarat-sholat-tahajud-lengkap-dengan-tata-cara-dan-doanya-CdqkaTePff.jpg Ilustrasi syarat sholat tahajud beserta tata cara dan doanya. (Foto: Shutterstock)

SYARAT sholat tahajud. Sholat tahajud termasuk salah satu ibadah sunah yang memiliki keistimewaan sangat besar. Amalan malam ini digadang-gadang memberikan keutamaan dan manfaat yang luar biasa bagi yang mengerjakannya.

Hal itu dijelaskan dalam Al Quran Surah Al Isra ayat 79:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Artinya:

Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.

Sementara itu, dikutip dari buku 'Berkah-berkah Sepertiga Malam yang Terakhir' karya Wahyudi Nur Arifin, Allah Subhanahu wa ta'ala sangat mencintai umatnya yang menjalankan sholat tahajud.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda yang artinya:

"Dan tidak henti-hentinya hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan nafilah, sehingga Aku mencintainya. Apabila ia memohon kepada-Ku, pasti Aku kabulkan. Jika ia memohon perlindungan-Ku, pasti aku lindungi." (HR Bukhari)

Lantas, bagaimana syarat dan tata cara dari sholat tahajud? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Adapun syarat Sholat Tahajud yang perlu diketahui, sebagai berikut:

1. Dilaksanakan setelah Sholat Isya hingga fajar sidiq (menjelang waktu subuh).

2. Paling sedikit dilakukan sebanyak dua rakaat hingga tidak ada batasan maksimal.

3. Dapat dilaksanakan sendiri atau berjamaah.

4. Diutamakan setiap dua rakaat salam.

5. Waktu pelaksanaan sholat tahajud dibagi menjadi sepertiga malam pertama (19.00 hingga 22.00), sepertiga kedua (22.00 hingga 01.00), dan sepertiga ketiga (01.00 hingga waktu masuknya waktu subuh).

Kemudian tata cara sholat tahajud yang perlu diketahui sebagai berikut:

1. Dilakukan di sepertiga malam. Umumnya dilaksanakan antara pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari menjelang subuh.

2. Membaca niat sholat tahajud di dalam hati.

3. Melakukan takbiratul ihram dan membaca doa iftitah seperti pelaksanaan sholat pada umumnya.

4. Membaca Surah Al-Fatihah dan surah lainnya yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an, bebas membaca surah pendek atau panjang.

5. Ruku dengan tuma’ninah.

6. Sujud dengan tuma'ninah.

7. Melanjutkan rakaat kedua dengan gerakan sama. Jumlah rakaat sholat tahajud sebanyak 2 rakaat,

8. Adapun pada rakaat terakhir membaca tahiyat akhir, lalu salam.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Seusai sholat dapat melanjutkan membaca doa sholat tahajud, yaitu sebagaimana diriwayatkan Ibnu Abbas:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ،اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Allaahumma lakalhamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, laka mulku samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu, anta malikus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu, antal haqqu, wawa’dukal haqqu, waliqaa uka haqqun, waqauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wannabbiyuuna haqqun, wa muhammadun sallaahu ‘alaihi wa sallama haqqun, wassa’atu haqqun. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa’alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wabika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu wamaa akhrartu, wamaa asrartu wamaa a’lantu, antal muqaddimu wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, bagiMu segala puji, Engkau penegak langit, bumi, dan apa yang ada padanya. BagiMu-lah segala puji, kepunyaan Engkaulah kerajaan langit, bumi, dan apa yang ada padanya. BagiMu-lah segala puji, Engkaulah pemberi cahaya langit dan bumi dan apa saja yang ada di dalamnya. BagiMu-lah segala puji, Engkaulah penguasa langit dan bumi. BagiMu-lah segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janjiMu itu benar, bertemu denganMu adalah benar, firmanMu adalah benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam itu benar, kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepadaMu-lah aku berserah diri, kepada-Mulah aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal. Kepadamu aku kembali, kepada-Mu aku mengadu, dan kepadaMu aku berhukum. Maka, ampunilah dosaku yang telah lampau dan yang kemudian, yang aku sembunyikan dan yang terang-terangan, dan yang lebih Engkau ketahui daripadaku. Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengemudiankan, tidak ada tuhan melainkan Engkau."

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini