Share

Takjub Pertama Kali Lihat Masjid dan Dengar Azan, Bule Australia Ini Mantap Jadi Mualaf

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Minggu 29 Mei 2022 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 28 621 2601775 takjub-pertama-kali-lihat-masjid-dan-dengar-azan-bule-australia-ini-mantap-jadi-mualaf-qiLrM1ZF5H.jpg Bule Australia Idris La Terra jadi mualaf usai takjub pertama kali lihat masjid dan dengar azan. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

HIDAYAH Islam bisa datang kepada siapa saja dan kapan saja atas kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala. Inilah yang dialami oleh Idris La Terra, bule Australia yang menjadi mualaf karena mengagumi keindahan Masjid Agung Singapura.

Idris mengaku sempat bertekad menjadi seorang pemuka agama saat masih muda. Namun, dia merasa masih banyak celah dan ajaran yang tidak masuk akal dalam agama yang dianutnya dahulu. Alhasil, Idris pun melakukan penelitian terlebih dahulu untuk meyakinkan hatinya.

Baca juga: Kisah Mualaf Mantan Tentara Amerika: Alami Cobaan Masuk Penjara hingga Mantap Jadi Ustadz 

Selama 15 tahun Idris melalui waktu untuk mencari Tuhan. Dia membaca kitab-kitab, datang ke rumah ibadah, mengunjungi berbagai komunitas, dan lain sebagainya demi memantapkan hatinya. Namun, Idris masih saja tidak menemukan jawaban atas segala pertanyaan di dalam benaknya.

Hingga akhirnya ia berkunjung ke Singapura untuk seminar. Idris berkeliling seperti turis pada umumnya, menelusuri setiap destinasi yang ada. Kemudian ia melihat sebuah masjid untuk pertama kalinya. Masjid itu terlihat bersinar cerah dan penuh warna.

Bule Australia Idris La Terra jadi mualaf usai takjub pertama kali lihat masjid dan dengar azan. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

"Dan aku ingat memerhatikan betapa berbeda rasanya dibandingkan ke rumah ibadahku dahulu," ucap Idris, dikutip dari kanal YouTube Renung Kalbu, Ahad (29/5/2022).

Menurut dia, rumah ibadahnya dahulu cenderung lebih sering gelap, suram, dan dingin. Sementara di masjid terasa begitu nyaman, cerah, serta berwarna-warni. Sehingga, membuat para turis tertarik berkunjung dan mengambil beberapa potret di sana.

Baca juga: Tobat Usai Dalami Sihir, Bule Inggris Ini Dapat Hidayah Masuk Islam 

Tiba-tiba Idris mendengar suara azan yang begitu syahdu. Suara itu benar-benar membuatnya menangis. Padahal, dia tidak pernah mendengar azan sebelumnya, apalagi mengetahui artinya. Sejak saat itulah Idris mulai tertarik dengan agama Islam.

"Saya pikir itu adalah sesuatu yang indah. Azan itu adalah undangan dari Tuhan untuk datang dan beribadah," kata Idris.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dia kemudian diajak berkeliling melihat-lihat masjid. Idris benar-benar merasakan suasana yang sangat berbeda dengan rumah ibadahnya dulu. Di masjid begitu terang, penuh cahaya, tidak ada patung ataupun lilin.

Semua Muslim yang datang juga selalu mengantre di belakang dengan rapi untuk sholat. Itu benar-benar pengalaman yang mengesanakan bagi Idris.

Baca juga: Gara-Gara Dengar Azan, Pemuka Agama di Amerika Ini Ketuk Pintu Masjid dan Ucap Syahadat 

Tidak hanya diajak berkeliling, dia juga diajak untuk bergabung sholat. Tentu saja Idris terkejut, apalagi tidak mengetahui sama sekali tentang ajaran agama Islam.

Meski demikian, dirinya tetap mencobanya. Idris hanya berdiri, berbaris dengan rapi, dan mengikuti gerakan jamaah lainnya.

"Ketika sang syekh membaca Alquran, itu pengalaman yang indah untuk saya rasakan. Seperti harmonis dari cara umat Islam salat," ujarnya.

Sepulangnya dari masjid, Idris kembali bersemangat mencari kebenaran terkait kehadiran Tuhan. Dia pun pulang ke negaranya di Perth, Australia, dan mulai membanding-bandingkan ajaran agama Islam dengan agama sebelumnya. Tidak jarang, Idris membaca sederet buku tentang agama Islam untuk memantapkan hatinya.

"Makin banyak saya belajar tentang Islam, makin banyak itu makin klik dan klik dan klik dan klik. Saya menyadari ini adalah apa yang saya cari. Itu (agama Islam) adalah jawaban atas pertanyaanku tentang 'siapa itu Tuhan'," ucap Idris.

Baca juga: Takjub Bisa Doa Minta Langsung kepada Allah, Mantan Penyanyi Ini Putuskan Jadi Mualaf 

Mengetahui betapa indahnya agama Islam, Idris pun mantap untuk bersyahadat dan masuk ke agama Islam. Menurutnya, agama Islam sangat autentik dan penuh kedamaian. Kedamaian itu juga dia rasakan sejak menjadi mualaf. Idris mengaku menjadi lebih tenang dan bahagia sejak mempelajari agama Islam.

"Bacalah Alquran, bertemu dengan beberapa saudara, mengunjungi masjid dan belajar bagaimana kita sholat dan insya Allah, Allah Subhanahu wa ta'ala akan membimbing Anda di jalan yang lurus," tandasnya.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini