Share

Hukum Minum Kopi Panas, Benarkah Dilarang?

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 30 Mei 2022 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 30 330 2602498 hukum-minum-kopi-panas-benarkah-dilarang-l9Qp3Elc5p.jpg Ilustrasi hukum minum kopi panas. (Foto: Onlyyouqj/Freepik)

HUKUM minum kopi panas. Berikut ini penjelasannya menurut syariat Islam. Apakah boleh atau terlarang? Simak jawabannya secara lengkap.

Dikutip dari nu.or.id, Ustadz Alhafiz Kurniawan menerangkan dalam sebuah hadis dan sejumlah pandangan ulama, ada imbauan agar menghindari meniup makanan atau minuman panas. Ini dapat ditemukan dalam riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi:

ูˆุนู† ุงุจู† ุนุจุงุณ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‘ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ู†ู‡ู‰ ุฃู† ูŠุชู†ูุณ ููŠ ุงู„ุฅู†ุงุก ุฃูˆ ูŠู†ูุฎ ููŠู‡

Artinya: "Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam melarang pengembusan napas dan peniupan (makanan atau minuman) pada bejana." (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Baca juga: Ibu Ini Jadi Mualaf Usai Takjub Dengar Azan dan Sholawat Nabi, Anaknya Satu per Satu Ikut Masuk Islamย 

Dari imbauan ini, ulama Syafiโ€™iyah kemudian memasukkan ke adab mengonsumsi makanan, salah satunya tidak mengonsumsi makanan atau minuman dalam keadaan panas. Seseorang dianjurkan mengonsumsi makanan atau minuman setelah agak dingin.

ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ูŽู‡ู ุญูŽุงุฑู‘ู‹ุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุจู’ุฑูุฏูŽ

Artinya: "Ia tidak memakannya dalam keadaan panas sampai agak dingin." (Abu Zakariya Al-Anshari, Asnal Mathalib)

Baca juga: Temannya yang Pelit Sakit, Abu Nawas Sembuhin Pakai Cara Datengin Orang-Orang Numpang Makan!ย 

Ustadz Alhafiz Kurniawan menerangkan memang sebaiknya menghindari makanan atau minuman panas karena tentu membawa mudharat bagi kesehatan, setidaknya membuat iritasi lidah sehingga tidak dapat merasakan makanan atau minuman secara maksimal.

Solusinya tentu menunggu sampai suhu makanan atau minuman, kopi, berkurang sehingga dirasa agak hangat. Kalau memerlukan waktu cepat, kita dapat meniupnya, menggunakan kipas, atau merendam wadahnya untuk menurunkan suhu makanan atau minuman lebih cepat.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sebagian ulama Mazhab Hanbali menyatakan bahwa peniupan makanan atau minuman pada dasarnya dimakruh untuk mendinginkan hidangan tersebut karena dapat menghilangkan berkah.

"Meniup makanan dan minuman panas agar dingin dimakruh. Di dalam Kitab Mustauโ€™ib disebutkan, 'Meniup makanan, minuman, dan buku dilarang'."

"Al Amidi mengatakan, meniup tidak dimakruh ketika makanan itu masih panas. Di dalam Al-Inshaf disebutkan, ini pendapat yang benar, yaitu (meniup makanan) ketika di sana ada kepentingan untuk mengonsumsinya ketika itu." (Lihat Manshur Al-Bahuti, Kasysyaful Qina โ€˜an Matnil Iqna, [Beirut, Alamul Kutub: 1997 M/1417 H], cetakan pertama, juz IV, halaman 153-154)

ูˆูŽ ูŠููƒู’ุฑูŽู‡ (ุงู„ุชู‘ูŽู†ูŽูู‘ูุณู ูููŠ ุฅู†ูŽุงุกูŽูŠู’ู‡ูู…ูŽุง) ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุฑูุจู‘ูŽู…ูŽุง ุนูŽุงุฏูŽ ุฅู„ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูู†ู’ ูููŠู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ (ูˆูŽุฃูŽูƒู’ู„ูู‡ู ุญูŽุงุฑู‘ู‹ุง) ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ุจูŽุฑูŽูƒูŽุฉูŽ ูููŠู‡ู ูƒูŽู…ูŽุง ูููŠ ุงู„ู’ุฎูŽุจูŽุฑู (ุฅู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุญูŽุงุฌูŽุฉูŒ) ุฅู„ูŽู‰ ุฃูŽูƒู’ู„ูู‡ู ุญูŽุงุฑู‘ู‹ุง ููŽูŠูุจูŽุงุญู

Artinya: "Meniup wadah keduanya (makanan atau minuman) dimakruh karena sering kali sesuatu (racun/karbon dioksida) di mulut kembali ke wadah. Demikian juga makruh mengonsumsinya dalam keadaan panas karena tidak mengandung keberkahan di dalamnya sebagaimana di hadits jika tidak ada hajat untuk mengonsumsinya dalam keadaan panas. (Tetapi jika ada hajat), maka itu dimubah,โ€ (Al-Bahuti, 1997 M/1417 H: IV/154).

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini