Share

Surat Al Maidah Ayat 32: Larangan Membunuh, Wajib Menjaga Kehidupan Sesama Manusia

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Kamis 02 Juni 2022 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 330 2604234 surat-al-maidah-ayat-32-larangan-membunuh-wajib-menjaga-kehidupan-sesama-manusia-BtmaFeGxh4.jpg Ilustrasi isi Surat Al Maidah Ayat 32. (Foto: Unsplash)

SURAT Al Maidah Ayat 32 menjelaskan tentang hukum membunuh. Perlu diketahui, Al Maidah adalah surat kelima dalam kitab suci Alquran dan terdiri dari 120 ayat.

Dinamakan Surat Al Maidah (Hidangan) karena memuat kisah para pengikut setia Nabi Isa Alaihissallam meminta kepada Nabi Isa agar Allah Subhanahu wa ta'ala menurunkan untuk mereka Al Maidah (hidangan makanan) dari langit (ayat 112).

Selain membahas tentang kisah Nabi Isa Alaihissallam, terdapat juga tentang kisah pembunuhan pertama dan besarnya malapetaka akibat pembunuhan, yakni terdapat dalam ayat 27 hingga 32.

Lantas, bagaimana isi kandungan Surat Al Maidah Ayat 32? Simak penjelasan berikut ini.

مِنْ اَجْلِ ذٰلِكَ ۛ كَتَبْنَا عَلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اَنَّهٗ مَنْ قَتَلَ نَفْسًاۢ بِغَيْرِ نَفْسٍ اَوْ فَسَادٍ فِى الْاَرْضِ فَكَاَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيْعًاۗ وَمَنْ اَحْيَاهَا فَكَاَنَّمَآ اَحْيَا النَّاسَ جَمِيْعًا ۗوَلَقَدْ جَاۤءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنٰتِ ثُمَّ اِنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ فِى الْاَرْضِ لَمُسْرِفُوْنَ

Arab-Latin:

Min ajli żālika katabnā 'alā banī isrā`īla annahụ mang qatala nafsam bigairi nafsin au fasādin fil-arḍi fa ka`annamā qatalan-nāsa jamī'ā, wa man aḥyāhā fa ka`annamā aḥyan-nāsa jamī'ā, wa laqad jā`at-hum rusulunā bil-bayyināti ṡumma inna kaṡīram min-hum ba'da żālika fil-arḍi lamusrifụn

Artinya:

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. Sesungguhnya Rasul Kami telah datang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas. Tetapi kemudian banyak di antara mereka setelah itu melampaui batas di bumi.

Sesuai dengan tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang dikutip dari https://quran.kemenag.go.id/ menyatakan tentang hukum membunuh.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Untuk lebih jelasnya, berikut isi tafsir Kemenag RI:

Pembunuhan yang dilakukan Qabil ini ternyata berdampak panjang bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, kemudian Kami tetapkan suatu hukum bagi Bani Israil, dan juga bagi seluruh masyarakat manusia, bahwa barang siapa membunuh seseorang tanpa alasan yang dapat dibenarkan, dan bukan pula karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka dengan perbuatannya itu seakan-akan dia telah membunuh semua manusia, karena telah mendorong manusia lain untuk saling membunuh.

Sebaliknya, barangsiapa yang siap untuk memelihara dan menyelamatkan kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan, dengan perilakunya itu, dia telah memelihara kehidupan semua manusia.

Sesungguhnya, untuk menjelaskan ketetapan ini, Rasul Kami telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang jelas untuk mereka dan juga semua manusia sesudahnya.

Tetapi kemudian banyak di antara manusia yang tidak memperhatikan dan pelaksanaannya, sehingga mereka setelah itu bersikap melampaui batas dan melakukan kerusakan di bumi dengan pembunuhan-pembunuhan yang dilakukannya.

Demikian isi kandungan Surat Al Maidah Ayat 32. Semoga jelas dipahami dan memberikan bermanfaat. Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini