Share

Doa Turun Hujan Lebat Disertai Petir Menggelegar dan Angin Kencang

Hantoro, Jurnalis · Kamis 02 Juni 2022 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 618 2604437 doa-turun-hujan-lebat-disertai-petir-menggelegar-dan-angin-kencang-HthJjGIV4p.jpg Ilustrasi doa turun hujan lebat disertai petir menggelegar dan angin kencang. (Foto: Okezone)

DOA turun hujan lebat disertai petir menggelegar dan angin kencang hendaknya diketahui setiap Muslim. Pasalnya, kondisi cuaca tersebut sering terjadi belakangan ini, termasuk di wilayah DKI Jakarta.

Bagi Muslimin hendaknya membaca doa tersebut supaya mendapat perlindungan dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Adapun doa turun hujan yang bisa dipanjatkan kepada Allah Ta'ala adalah sebagai berikut:

Baca juga: Eril Putra Ridwan Kamil Belum Ditemukan, Ustadz Adi Hidayat Ajak Masyarakat Terus Mendoakanย 

Doa Turun Hujan

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽูŠู‘ูุจุงู‹ ู†ุงูŽููุนุงู‹

Allahumma shoyyiban naafiโ€™aa

"Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat."

Doa tersebut yang diucapkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam ketika melihat turunnya hujan. Berdasarkan hadis dari Ummul Mukminin, Aisyah Radhiyallahu anha:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ูŽ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูƒูŽุงู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุทูŽุฑูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽูŠู‘ูุจุงู‹ ู†ูŽุงููุนุงู‹ ยป

"Nabi Shallallahu alaihi wassallam ketika melihat turunnya hujan, Beliau mengucapkan, Allahumma shoyyiban naafiโ€™aa (Ya Allah turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat)." (HR Bukhari nomor 1032, Ahmad 24190, dan An-Nasa'i 1523)

Doa Mendengar Petir Menggelegar

Lalu saat mendengar petir, Muslimin hendaknya membaca doa lain. Sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Az-Zubair saat mendengar petir, menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan:

ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ ูŠูุณูŽุจูู‘ุญู ุงู„ุฑูŽู‘ุนู’ุฏู ุจูุญูŽู…ูุฏูู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุฎููŠู’ููŽุชูู‡ู

Subhaanalladzi yusabbihur raโ€™du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih

"Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya." (Al Muwaththaโ€™ 2/992. Syekh Al Albani berkata hadis ini mauquf yang sahih sanadnya. Sumber: Kitab Hisnul Muslim Said bin Ali Al Qathanis)

Baca juga: Kisah Mualaf Rapper Napoleon Mirip Umar bin Khattab, Dulu Benci tapi Kini Mencintai Islamย 

Doa yang lain berdasarkan riwayat Ikrimah mengatakan bahwasanya Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma ketika mendengar petir, beliau mengucapkan:

ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุณูŽุจูŽู‘ุญูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู

Subhanalladzi sabbahat lahu

"Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya."

Selanjutnya beliau mengatakan:

ู‚ุงู„ ุฅู† ุงู„ุฑุนุฏ ู…ู„ูƒ ูŠู†ุนู‚ ุจุงู„ุบูŠุซ ูƒู…ุง ูŠู†ุนู‚ ุงู„ุฑุงุนูŠ ุจุบู†ู…ู‡

"Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya." (Adabul Mufrod Nomor 722, dihasankan oleh Syekh Al Albani)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Doa Turun Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Lalu ketika turun hujan lebat disertai angin kencang ada doa tersendiri. Berdasarkan sebuah riwayat, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun sangat lebat, Rasulullah memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar cuaca kembali menjadi cerah.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam memanjatkan doa:

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ ุญูŽูˆูŽุงู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽู„ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง,ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุขูƒูŽุงู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูุจูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ุธู‘ูุฑูŽุงุจู ูˆูŽุจูุทููˆู†ู ุงู„ู’ุฃูŽูˆู’ุฏููŠูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ูŽุงุจูุชู ุงู„ุดู‘ูŽุฌูŽุฑู

Allahumma haawalaina wa laa โ€™alaina. Allahumma โ€™alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan)." (HR Bukhari nomor 1014)

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini